A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

BLH DIY Gelar Uji Emisi Kendaraan di Kulonprogo - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribun Jogja

BLH DIY Gelar Uji Emisi Kendaraan di Kulonprogo

Selasa, 23 April 2013 23:21 WIB
BLH DIY Gelar Uji Emisi Kendaraan di Kulonprogo
TRIBUNJOGJA.COM/SINGGIH WAHYU NUGRAHA
Laporan Reporter Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO
– Badan Lingkungan Hidup (BLH) DIY menggelar uji petik emisi kendaraan bermotor di Kulonprogo, Selasa (23/4/2013). Sebuah mobil pelat merah Daihatsu Hi Line milik Pemkab Kulonprogo dalam pengujian tersebut juga diketahui kadar emisinya tidak sesuai ketentuan.

Dijelaskan Bledug Bernanti Dwisiwi, Kasubid Pengendalian Pencemaran Udara BLH DIY, pengujian dilakukan untuk mengecek kadar emisi kendaraan sesuai ambang batas yang ditentukan. Ada dua tempat yang dijadikan lokasi pengujian, yakni di halaman kompleks Pemerintah Kabupaten Kulonprogo serta di depan SMKN 1 Wates.

“Di halaman kantor pemkab, kami menyasar kendaraan roda empat dinas maupun pribadi. Sedangkan kendaraan roda dua di SMKN 1 Wates,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut sebagai bentuk pelaksaan Perda No 5/2007 tentang pengendalian pencemaran udara. Pengujian emisi perlu dilakukan untuk menekan dampak pencemaran udara dari gas buang kendaraan bermotor. Dalam kegiatan itu, pihaknya menargetkan menguji 400 kendaraan roda empat dan roda dua, baik kendaraan kedinasan maupun pribadi.

Setiap kendaraan dalam uji petik tersebut dicek dengan Analyzer Gas yang dimasukkan ke dalam knalpot kendaraan. Asap yang keluar dari kendaraan kemudian dihitung secara digital sehingga diketahui sesuai baku mutu atau tidak.

Menurut Bernanti, sesuai Peraturan Gubernur No 39 tahun 2010 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Sumber Bergerak Kendaraan Bermotor, ketentuan ambang batas emisi kendaraan roda empat yang berbahan bakar bensin produksi di bawah 2007 sebesar 4,5 persen CO (karbonmonoksida) dan Hidrocarbon sebesar 1.200 ppm. Sementara untuk kendaraan di atas produksi 2007 ambang batasnya 1,5 persen CO dan 200 ppm HC.

“Kendaraan yang tidak lulus uji petik emisi ini kami arahkan untuk melakukan perawatan kendaraannya. Kami belum kenakan sanksi. Pada uji serupa di Kulonprogo tahun lalu, 83 persen dari total 484 kendaraan yang diuji, kadar emisinya sesuai ketentuan,” imbuhnya.(*)
Penulis: ing
Editor: wid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas