A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Begini Cara Djoko Susilo Nikahi Istri Mudanya - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
Sabtu, 19 April 2014
Tribun Jogja

Begini Cara Djoko Susilo Nikahi Istri Mudanya

Selasa, 23 April 2013 21:45 WIB
Begini Cara Djoko Susilo Nikahi Istri Mudanya
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Mantan Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri, Irjen (Pol) Djoko Susilo menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (23/4/2013). Djoko Susilo diadili dalam dugaan kasus korupsi pengadaan alat simulator SIM di Korlantas, Mabes Polri.
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Mantan Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian RI, Inspektur Jenderal Polisi Djoko Susilo, menggunakan identitas palsu saat menikahi dua istri mudanya. Hal ini terungkap dalam surat dakwaan perkara dugaan korupsi dan pencucian uang Djoko yang dibacakan tim jaksa penuntut umum KPK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (23/4/2013).

Surat dakwaan itu menyebutkan, pada 27 Mei 2001, Djoko menikah lagi dengan Mahdiana di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. “Terdakwa masih berstatus menikah dengan Suratmi melakukan pernikahan lagi dengan Mahdiana,” kata jaksa KMS Roni.

Untuk menyembunyikan identitasnya, kata jaksa, terdakwa (Djoko) menggunakan identitas lain, yakni dengan nama Drs. Joko Susilo Bin Sarimun yang lahir di Madiun tanggal 9 Juli 1967 dengan status jejaka atau belum menikah. “Serta pekerjaan swasta sesuai yang tercantum dalam Kutipan Akta Nikah Nomor: 818/129/V/2001 nomor seri: JG tertanggal 28 Mei 2001,” tutur jaksa Roni. Dari pernikahannya dengan Mahdiana tersebut, Djoko memiliki dua orang anak.

Kemudian Djoko tercatat menikahi lagi dengan Dipta Anindita pada 1 Desember 2008 di KUA Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. “Terdakwa yang masih berstatus menikah dengan Suratmi melakukan pernikahan lagi dengan Dipta Anindita,” ujar jaksa Roni.

Sama halnya saat dia menikahi Mahdiana, Djoko menggunakan identitas palsu ketika menikahi Dipta. Dia menggunakan nama Joko Susilo, SH. Bin Sarimun Karto Wiyono yang lahir di Malang pada 7 Oktober 1970. Status Djoko pun disebut jejaka atau belum menikah. “Lalu pekerjaan wiraswasta sesuai yang tercantum dalam Kutipan Akta Nikah Nomor: 909/19/XII/2008 nomor seri CF 5746751 tertanggal 1 Desember 2008,” ungkap jaksa.

Dari pernikahannya dengan Dipta ini, menurut jaksa, Djoko memiliki seorang anak laki-laki. Adapun istri pertama Djoko diketahui bernama Suratmi. Menurut jaksa, Djoko menikah dengan Suratmi pada 26 Juni 1985 di KUA Krembangan. Dari pernikahan dengan Suratmi ini, Djoko memiliki tiga anak, yakni Poppy Femialya, Arie Andhika Silamukti, dan Meixhin Sheby Adyaning Wara Susilo. Nama ketiga anak ini dicantumkan Djoko dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) tertanggal 20 Juli 2010.

Selain itu, menurut jaksa, Djoko dan Suratmi tercatat memiliki anak bernama Eva Susilo Handayani. Nama Eva tercatat dalam Kartu Keluarga Djoko yang dikeluarkan Kelurahan Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan. Dalam kartu KK itu, Eva dikatakan lahir di Madiun pada 28 Juli 1980

Namun, berdasarkan Akta Kelahiran tahun 1992 pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kotamadya Madiun, Eva bukanlah anak dari Djoko dan Suratmi. Akta kelahiran itu menyebutkan bahwa Eva merupakan anak dari Sukarno dan Titiek Roem. Sementara pada daftar akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Madiun nomor lainnya, Eva tercatat sebagai anak kandung dari Soekarni dan Sunarti. (*)
Editor: wid
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
281434 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas