Bahagianya Menikah di Atas Gerobak Sapi...
Tiga pasangan melakukan proses pernikahan secara massal di pendapa Kecamatan, Sewon, Bantul, Senin (22/4/2013).
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Rina Eviana Dewi
Salah satu pasangan yang berbahagia hari itu adalah Rudi Hermawan (39) dan Sumartini (36). Rudi mengaku begitu bahagia, pasalnya selain ia bisa melangsungkan pernikahan secara massal bersama dua pasangan lainnya, prosesi ijab kabul dilakukan diatas gerobak sapi.
"Ini hari yang membahagiakan, selain bisa menikah di hari bumi, ijab kabul saya dilakukan di atas gerobak sapi, lucu saja," ujarnya ditemui seusai melangsungkan pernikahan.
Tak hanya Rudi yang sukses menyunting wanita idamannya melalui bantuan Forum Taaruf Indonesia (Fortais) DIY yang sekaligus penggagas nikah massal ini. Zainudin (47) penyandang tuna netra warga, Wiyoro lor, Baturetno, Banguntapan, Bantul ini juga sukses mengakhiri masa dudanya dengan Ilusiani Karyati (54).
"Senanglah mas, terbantu sekali, saya sudah cukup lama menduda, alhamdulillah dapat jodoh di sini (nikah massal). Semoga keluarga saya lestari seperti pohon-pohon yang akan ditanam di hari bumi ini, " ungkapnya seusasi melakukan ijab kabul di atas becak.
Dari pantauan Tribun Jogja, ketiga pasangan ini diarak dari KUA Sewon menggunakan andong (delman), gerobak sapi dan becak menuju Kantor Kecamatan Sewon untuk melakukan prosesi ijab kabul.
Mahar dalam pernikahan massal ini pun seragam yakni berupa seperangkat alat sholat dan pohon buah seperti jambu, kedondong dan jeruk.
Kepala KUA Kecamatan Sewon, Iksan mengatakan, sedianya ada lima pasangan yang akan mengikuti pernikahan massal bertema "Nikah Bareng Membumi". Namun karena dua pasangan tak memenuhi persyaratan maka gagal mengikuti pernikahan massal yang digagas oleh Fortais DIY.(Yudha Kristiawan)