• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Tribun Jogja

Oknum Kepsek Judi, Disdikpora Gunungkidul Bentuk Tim Gabungan

Sabtu, 20 April 2013 11:18 WIB
Oknum Kepsek Judi, Disdikpora Gunungkidul Bentuk Tim Gabungan
net
Ilustrasi
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga bersama Badan Kepegawaian Daerah akan membentuk tim khusus untuk menyelidiki oknum kepala sekolah yang tertangkap bermain judi. Tim gabungan ini bertugas mengungkap apakah perbuatan tersebut sudah sering dilakukan atau hanya iseng saja.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Sudodo mengaku intitusinya sangat tercoreng dengan terungkapnya kasus perjudian yang dilakukan oleh Saryanto, kepala sekolah di salah satu SD di wilayah Girisubo tersebut. Untuk itulah pihaknya bergerak cepat dengan membentuk tim gabungan sehingga nantinya dinas bisa memberikan sanksi kepada yang bersangkutan.

“Kami akan bergerak cepat untuk mengungkap latar belakangnya, apakah sudah menjadi kebiasaan atau memang hanya iseng saja,”katanya, Jumat (19/4/2013).

Sanksi yang akan diberikan kepada Saryanto ini menurut Sudodo akan disesuaikan dengan tingkat kesalahan yang sudah dilakukan. Hasil penyelidikan dari tim gabungan Disdikpora dan BKD akan menjadi dasar bagi dinas untuk memberikan sanksi. Namun yang jelas, dinas tidak akan mentolerir pegawai yang terlibat kasus perjudian.

Kepala sekolah ini memiliki peran yang cukup vital untuk kemajuan pendidikan siswanya. Apalagi saat ini siswa kelas enam akan menghadapi ujian nasional. Jangan sampai perilaku kepala sekolah tersebut mempengaruhi mental anak didiknya.

Sudodo menjelaskan, Saryanto ini baru diangkat menjadi kepala sekolah sekitar tiga bulan silam. Hal tersebut menjadi pukulan telak bagi dinas karena secara tidak langsung proses seleksi dalam promosi jabatan akan menjadi sorotan banyak pihak. Ke depan, Dinas Pendidikan akan lebih ketat dalam melakukan seleksi kepala sekolah.

“Kita akan lebih ketat dalam melakukan seleksi kepala sekolah termasuk mengetahui kebiasaan sehari-harinya,”jelasnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepengawaian Daerah(BKD) Gunungkidul, I Ketut Santosa yang dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, pemeriksaan dan pemberian sanksi dilakukan oleh atasannya langsung. Dalam hal ini, pihak yang berwenang untuk memberikan sanksi adalah Kepala Unit Pelaksana Teknis(UPT) Dinas Pendidikan Kecamatan Girisubo.

“Sesuai dengan PP 53, yang berwenang untuk memeriksa dan memberikan sanksi adalah atasannya langsung,”ucapnya.

Terkait dengan kasus hukumnya, Ketut menjelaskan pemerintah daerah akan menunggu proses hukumnya terlebih dahulu. Setelah ada keputusan yang inkrah, hasilnya baru akan dilaporkan kepada atasan hingga ke bupati. Atas dasar putusan pengadilan itulah nantinya baru akan diberikan sanksi apakah penurunan pangkat, pemberhentian tidak hormat atau pemberhentian dengan hormat. “Kita masih menunggu proses hukumnya,”ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, jajaran Reskrim Polres Gunungkidul pada Rabu(17/4/2013) malam telah melakukan penangkapan pelaku perjudian di wilayah Girisubo. Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan enam pelaku perjudian yang salah satunya adalah Saryanta, seorang kepala sekolah SD di wilayah Girisubo.(has)
Penulis: has
Editor: evn
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
278364 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas