• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 16 September 2014
Tribun Jogja
Home » Yogya » Sleman

Ini Kisah Tragis Siswi SMK yang Diperkosa Lalu Dibakar 2 Kali

Jumat, 19 April 2013 23:12 WIB
Ini Kisah Tragis Siswi SMK yang Diperkosa Lalu Dibakar 2 Kali
Kompas.com/ Yustinus Wijaya Kusuma
Para pelaku perkosaan dan pembunuhan Priya puspita saat dimintai keterangan di Mapolres Sleman.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Chatarina Binarsih

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN
- Pihak kepolisian masih terus melakukan upaya pencarian tersangka lain terhadap pembunuhan Priya Puspita Restanti (17). Tersangka saat ini yang sudah diamankan adalah YN dan BG.

Keduanya kini mendekam di Polres Sleman. Mereka ditangkap pada Kamis (18/4) sore dan malam.

YN salah seorang tersangka mengaku merupakan mantan pacar korban. Ia melakukan hal tersebut karena diajak temanya.

Kapolres Sleman AKPB Hery Sutrisman mengatakan, saat ini masih terus melakukan penyidikan, agar tersangka lain dapat diungkap. Menurutnya, masih ada sekitar empat tersangka lain yang dikejar, selain dua yang berhasil diamanakan.

"Saat ini pengembangan penyidikan dua tersangka yang kami tetapkan. Sedangkan ada tiga orang yang menjadi saksi. Mereka masih menunggu perkembangan hasil pemeriksaan," kata dia Jumat (19/4/2013) sore.

Menurut Hery, dari pemeriksaan sementara ada enam tersangka atas kasus ini. Mereka adalah YN dan BG yang sudah ditangkap. Sedangkan dalam pengejaran yakni Adr, TN, JN dan BBG.

"Kami berharap segera mungkin melakukan penangkapan terhadap tersangka yang belum tertangkap. Tersangka utama adalah Adr, dia yang mengajak melakukan perkosaan dan pembunuhan. Namun dia tak kenal korban, sebab tersangka bukan teman secara kelompok, melainkan ada keterkaitan teman satu dan lainya yang kemudian bertemu," kata dia.

Hery mengatakan, semula BG mengajak jalan korban pada Selasa (9/4/2013) lalu, kemudian bertemu BG di sebuah tempat kemudian diajak ke rumah YN, yang ternyata merupakan rumah kosong. Kemudian BG dan korban masuk ke dalam dan minum-minum keras sejenis arak.

Setelah itu, YN menghubungi Adr, TN, JN dan BBG. Kemudian mereka minum-minuman keras sejenis arak yang ditaruh dalam bekas botol minuman mineral dan memaksa korban minum-minuman keras, hingga korban pingsan.

Melihat korban pingsan, kemudian korban diperkosa secara bergantian oleh enam orang tersebut dan lantas dilakukan pembunuhan. Hasil sementara diketahui pembunuhan dilakukan dengan tangan dan balok kayu.

Semula setelah kejadian, pada hari pertama mayat korban masih berada kamar. Namun kemudian, pada kejadian hari kedua mayat korban dibawa ke TKP yakni di dekat sungai di dusun Kringinan Trukan, Selomartani, Kalasan, mayat dibawa dengan menggunakan sepeda motor.

"Kemudian pada Minggu atau malam Senin, ada salah satu tersangka yakni Adr masih mencium bau mayat. Sehingga lantas dilakukan pembakaran untuk kedua kalinya," terang dia.

Selain itu, para tersangka juga melakukan pengambilan barang milik tersangka berupa kalung dengan cincin dan dibagi-bagi antara mereka. Kira-kira perhiasan tersebut setelah dijual harganya Rp 1,5 juta. Kemudian hasilnya dibagi-bagi bersama.

Penemuan mayat pelajar SMK YPPK Maguwoharjo, Sleman ini bermula saat warga setempat, Suwandi (37) pergi ke sawah, Selasa (16/4/2013). Saat itu, ia mencium bau tak sedap di pinggir sungai yang banyak semaknya. Saat itu ia melihat sesosok mayat dan langsung melaporkannya ke pihak kepolisan.

Lokasi penemuan korban dengan jalan desa tersebut hanya berjarak sekitar dua meter. Lokasinya juga berdekatan dengan area persawahan. (*)
Editor: wid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
277983 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas