Senin, 22 Desember 2014
Tribun Jogja

KH Ahmad Warson Munawwir Telah Berpulang

Kamis, 18 April 2013 14:00 WIB

KH Ahmad Warson Munawwir Telah Berpulang
TRIBUNJOGJA/IWAN AL KHASNI
Kamus Bahasa Arab-Bahasa Indonesia setebal 1634 halaman itu menjadi satu diantara peninggalan keilmuan KH Ahmad Warson.

Laporan Reporter Tribun Jogja, Iwan Al Khasni


TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - KH Ahmad Warson Munawwir Pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta meninggal dunia Kamis (18/4/2013) sekitar pukul 06.00. Penyusun Kamus Arab-Indonesia Al-Munnawir itu dijadwalkan akan dimakamkan sekitar pukul 16.00  nanti.

Kamus setebal 1634 halaman itu menjadi satu diantara peninggalan keilmuan KH Ahmad Warson yang juga murid dari KH Ali Maksum pengasuh awal Ponpes Krapyak setelah ditinggal pendirinya KH M Moenawir pada Juli 1942.

“Sejak kecil, Bapak (KH Ahmad Warson-red)  dididik oleh Mbah Ali. Dari beberapa murid Mbah Ali, bapak punya kelebihan soal perbendaharaan bahasa, sehingga bapak oleh Mbah Ali didorong untuk mewujudkan kamus terlengkap ini,”kata Suhadi Khozin, pengurus Pondok sekaligus orang kepercayaan KH A Warson, Kamis (18/4/2013).

Menurut Suhadi yang sempat ikut membantu membuat cetakan Kamus Arab Indonesia yang disusun KH Ahmad Warson itu adalah karya terbesar almarhum dibidang keilmuan. Sebab kamus itu digunakan sebagai acuan untuk bendahara kosakata terjemahan kitab kuning berbeda dengan bahasa Arab pada umumnya. 

“Kamus itu cetak 10 ribu hingga 15 ribu per tahun,” kata Suhadi kepada Tribun Jogja di kediamannya. (Tribunjogja.com)

Penulis: iwe
Editor: evn

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas