A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Hilang Sejak Desember, Kepala Kantor Pos Panjatan Ditemukan di Surabaya - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribun Jogja

Hilang Sejak Desember, Kepala Kantor Pos Panjatan Ditemukan di Surabaya

Kamis, 18 April 2013 14:12 WIB
Laporan Reporter Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO
– Kepala Kantor Pos Panjatan, Agus Surono Hari Edi (43) yang dilaporkan hilang Desember 2012 lalu, akhirnya berhasil ditemukan. Anehnya, warga Kebonharjo, Kecamatan Temon itu ditemukan dalam keadaan lemas dan linglung oleh adik iparnya di sekitar kawasan Bandara Juanda, Surabaya. Tak lama setelah ditemukan, Agus akhirnya meninggal dunia.

Menurut sejumlah keterangan, Agus ditemukan terduduk di bawah sebuah pohon di pinggir jalan kawasan bandara, Rabu (17/4/2013) sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, adik ipar korban, Muryanto (35) yang bekerja sebagai security bandara hendak berangkat menuju tempat kerjanya.

Dalam perjalanan itu, dirinya melihat seseorang terduduk lemah di pinggir jalan. Muryanto mengenali orang tersebut sebagai Agus yang sebelumnya dikabarkan menghilang. Dirinya mengenali sosok tersebut dari postur fisik serta pakaian yang dikenakan berupa kaos lengan panjang lorek-lorek dan celana olahraga warna hitam.

“Korban mengenakan pakaian yang sama saat dirinya menghilang. Kondisinya saat itu memang lemah dan terlihat linglung. Ditanya-tanya nggak menjawab. Setelah itu dibawa ke rumah Muryanto dan langsung menghubungi pihak keluarga di Temon,” kata Kepala Desa Kebonharjo, Slamet.

Istri Agus, Listyawati (39), yang mendapat kabar suaminya ditemukan langsung berangkat ke Surabaya dan tiba pada Rabu sore. Kondisi korban saat itu masih terlihat lemas dan masih linglung. Saat diajak bicara, Agus tak bisa berkomunikasi dan tak merespon.

Menurut Listyawati, saat menanyakan perihal kepergiannya, Agus tak sekalipun menjawab. Listyawati sempat mengajak suaminya untuk menjalankan ibadah shalat magrib. Usai beribadah, Agus mulai bisa diajak berkomunikasi namun tak banyak berkata. Dia sempat menyebut istrinya.

“Selesai shalat maghrib, suami sempat manggil saya, mama..mama..begitu. Bapak lalu minta minum air putih dan kemudian memeluk saya. Tapi tak lama setelah itu, tiba-tiba tubuh suami saya langsung lemas lungkrah lagi dan tak berkata apa-apa lagi,” kata Listyawati dengan mata yang terlihat sembab ketika ditemui di rumahnya.

Tubuh Agus pun jatuh ke pangkuan Listyawati. Saat itu, kondisi Agus sudah sangat lemas dan tak bergerak lagi. Menurut Listyawati, pihaknya lalu memanggil dokter untuk memeriksa kondisi Agus. Hanya saja, dari hasil pemeriksaan, tidak ada tanda-tanda kehidupan lagi dari tubuhnya dan Agus dinyatakan telah meninggal.

Jenazah Agus akhirnya dibawa ke rumahnya di Kebonharjo, Temon, Kulonprogo untuk dimakamkan. Jenazah tiba di rumah duka pada Kamis (18/4/2013) sekitar pukul 09.00 WIB. Tetangga dan kerabat korban kemarin berdatangan untuk melayat.(*)
Penulis: ing
Editor: evn
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
276643 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas