Rabu, 5 Agustus 2015

Demokrat Anggap Lumrah SBY Pidato Soal Partai di Istana

Kamis, 18 April 2013 10:52

Dalam jumpa pers yang digelar di Istana Negara, Rabu (17/4/2013) malam, SBY menyampaikan tanggapannya atas batalnya Yenny Wahid bergabung ke Demokrat.

Menurut Max, saat mengadakan jumpa pers, SBY memanfaatkan waktu senggangnya. "Kalau bisa dilakukan di sela-sela pekerjaan kan ini bukan suatu hal yang dipermasalahkan," ujar Max, saat dihubungi Kamis (18/4/2013).

Menurutnya, SBY juga bisa saja melakukan jumpa pers karena ditanya wartawan. Untuk hal-hal kenegaraan, kata Max, SBY selalu menjawab pertanyaan.

"Masa kalau soal partai ditanya wartawan harus tutup mulut. Jadi Beliau berikan pernyataan resminya," kata dia.

Lebih lanjut, Max menegaskan, SBY dan petinggi Partai Demokrat lain sama sekali tidak pernah menawarkan posisi apa pun kepada Yenny Wahid.

Max mengatakan, Demokrat hanya mempertimbangkan menempatkan Yenny di posisi tertentu. Namun, akhirnya Yenny memutuskan tidak jadi bergabung ke Demokrat. "Jadi kalau ada yang sebut pak SBY menawarkan itu adalah tuduhan," katanya.

Sebelumnya, dalam jumpa pers di Istana Negara tadi malam, Presiden SBY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat merasa nama baiknya tercemar dengan pemberitaan bahwa dirinya menawarkan posisi tertentu di partainya kepada Ketua Umum Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) Zannuba Wahid atau akrab disapa Yenny Wahid.

Halaman12
Editor: evn
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas