Sabtu, 20 Desember 2014
Tribun Jogja

Raja Saudi: Pelaku Bom Boston Tak Beragama

Rabu, 17 April 2013 17:28 WIB

Raja Saudi: Pelaku Bom Boston Tak Beragama
AP
Raja Arab Saudi, Abdullah.
TRIBUNJOGJA.COM, RIYADH — Raja Arab Saudi, Abdullah, mengecam tragedi bom Boston dan menyatakan tak satu pun agama yang merestui kejahatan seperti itu. Demikian dikabarkan kantor berita Arab Saudi, SPA, Rabu (17/4/2013).

Dalam pernyataan resmi yang ditujukan untuk Presiden AS Barack Obama dan rakyat Amerika itu, selain menyatakan belasungkawa, Raja Arab Saudi juga mengatakan pelaku pengeboman bukan orang beragama.

"Pelaku pengeboman adalah orang tak beragama dan tidak ada nilai-nilai yang bisa diterima dari perbuatan keji itu," kata Raja Abdullah seperti dikutip SPA.

Serangan bom Boston terjadi bersamaan dengan kunjungan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Saud al-Faisal, ke Washington DC untuk melakukan pertemuan dengan Menlu AS, John Kerry.

"Kami juga merasakan akibat dari kejahatan teror ini. Kami mendoakan keluarga korban dan kami menyampaikan belasungkawa bagi keluarga korban yang tewas," kata Pangeran Arab Saudi kepada wartawan.

Pangeran Arab Saudi menjuluki Boston sebagai "salah satu rumah" warga Arab Saudi karena banyak warga Arab Saudi yang tinggal dan menuntut ilmu di berbagai universitas di Boston. (*)
Editor: wid
Sumber: Kompas.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas