• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

Anak 3 Tahun Harus Bayar Tiket Kereta Api

Selasa, 16 April 2013 21:45 WIB
Anak 3 Tahun Harus Bayar Tiket Kereta Api
TRIBUNJOGJA.COM/RENTO ARI
TRIBUNJOGJA.COM, MALANG — Sejak Maret lalu, pihak Stasiun Kota Baru Malang, Jawa Timur, menerapkan peraturan baru. Anak-anak yang sudah berusia 3 tahun wajib membeli tiket, sama dengan orang dewasa, dengan potongan 20 persen.

Sementara itu, anak berusia di bawah tiga tahun harus membayar tiket KA dengan harga sebesar 10 persen dari harga tiket normal orang dewasa.

"Untuk anak berusia tiga tahun, dikenakan tarif tiket KA sama dengan orang dewasa dengan potongan 20 persen," jelas Kepala Stasiun Kota Baru, Malang, Ganed Mardiono, Selasa (16/4/2013).

Kebijakan tersebut, kata Ganed, berlaku untuk kereta jarak jauh maupun kereta lokal. "Kami hanya melaksanakan kebijakan dari PT KAI Pusat," katanya.

Setiap penumpang harus memiliki tiket dengan beberapa ketentuan, yakni tiket khusus anak. "Tetapi, jika anak yang bersangkutan itu menggunakan tempat duduk sendiri, otomatis dikenakan tarif penuh seperti orang dewasa," katanya.

Selama ini, jelas Ganed, di Stasiun Kota Baru, Malang, masih banyak penumpang yang belum mengetahui kebijakan baru tersebut. "Karenanya, tak sedikit penumpang yang protes ketika anaknya yang berusia di bawah tiga tahun maupun di atas tiga tahun dikenakan tarif tiket," katanya.

Sebelumnya, anak-anak tak dikenai tiket. "Kalau sekarang, dikenakan tarif. Jadi, banyak penumpang yang protes. Tapi, kita hanya menjalankan kebijakan PT KAI Pusat," tegas Ganed.

Ganed menambahkan, di Stasiun Kota Baru, Malang, persentase penumpang anak-anak sekitar tiga persen. "Kami berharap penumpang bisa menerima kebijakan baru ini," harapnya. (*)
Editor: wid
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
275033 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas