• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

Akmil Buka Program Taruni

Senin, 25 Maret 2013 23:03 WIB
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG
- Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk pertama kalinya akan membuka program pendidikan Taruni tahun 2013. Untuk tahap pertama, Akademi Militer mendapat kuota 16 taruni yang direkrut. Program Taruni ini, baru dibuka pertama kalinya dalam sejarah Akmil Magelang.

Gubernur Akmil Mayjen TNI Istu Hari Subagio menjelaskan, baru tahun ini Akademi Militer akan merekrut taruni yang diambil dari SMA unggulan atau mantan Paskibraka maupun dari sekolah umum lainnya.

"Untuk seleksinya memang sangat ketat, dan kami mengutamakan adalah lulusan SMA yang sudah pernah mendapat pendidikan militer seperti SMA Taruna Nusantara, mantan Paskibraka namun tidak menutup kemungkinan dari SMA unggulan lainnya," jelasnya, Senin (25/3/2013).

Ia mengatakan, dari 32 taruni yang diterima oleh akademi TNI, kuota terbanyak untuk Akmil sebanyak 16 orang, 6 orang untuk matra laut dan 10 orang matra Udara. Tahun ini, Akmil mendapat kuota penerimaan taruna sebanyak 192 orang, terdiri dari 176 taruna dan 16 taruni.

“Dari 16 taruni, sebanyak 9 siswa diambil dari jurusan IPA dan 7 orang dari jurusan IPS,” jelasnya.

Penerimaan taruni untuk menjadi calon perwira TNI AD perempuan, ujarnya merupakan upaya TNI AD dalam kesetaraan gender. Nantinya antara taruna dan taruni akan dididik bersama dengan para taruna pria, di tempat dan dengan mata pelajaran yang sama. Tidak ada yang diistimewakan dalam penerimaan mereka.

“Semuanya sama baik kurikulum dan militernya. Hanya ada beberapa yang dikurangi menyesuaikan dengan fisik," ujar Gubernur

Ia juga menjelaskan beberapa latihan jasmani yang dikurangi di antaranya balok bertingkat, dinding tegak dan dinding 'kandang gajah'. Hal itu katanya sudah dipikirkan masak-masak karena memang harus ada penyesuaian.

“Sarana dan prasarana sudah disiapkan yakni gedung flat 2 di komplek Akmil. Di flat yang berlantai tiga, para taruni akan menempati lantai dua dan tiga untuk tidur dan belajar. Sedang di bawahnya akan ditempat para pengasuh,” kata Gubernur yang didampingi Wagub Akmil, Brigjen TNI Sumedy dan Kapenhumas Letkol Taufik.

Terkait dengan pendaftaran taruni, akan dimulai pada 4 februari lalu dan berakhir 28 Maret mendatang. Menurutnya, animo dari masyarakat di luar dugaan, karena saat ini sudah tercatat ada 103 calon taruni yang mendaftar. “Mereka mendaftar lewat panitia daerah dalam hal ini mendaftar di kodam di seluruh Indonesia,” tandasnya. (*)
Penulis: ais
Editor: wid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas