Home »

DIY

» Sleman

Penyerangan Lapas Cebongan

Pesan Terakhir Korban Penembakan Lapas Cebongan

Maaf selalu menyusahkan, ini untuk yang terakhir kalinya

Laporan Reporter Tribun Jogja, Mona Kriesdinar

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Istri dari seorang korban penembakan di Lapas Cebongan, Sleman, mengaku memeroleh firasat baik itu ketika kejadian maupun beberapa hari sebelumnya. Perempuan berkerudung, sebut saja namanya Mbak Nona ini, mengaku kaget akan kejadian tersebut.

"Dia beberapa kali minta maaf, lewat telepon dan sms," jelasnya ketika ditemui di Lapas Cebongan, Sabtu (23/03/2013) pagi.

Istri dari JH, tersangka pembunuhan anggota Kopassus di Hugos Cafe beberapa waktu yang lalu ini, menirukan ucapan suaminya yang sempat tersandung kasus narkoba itu. Menurutnya, ia berkali-kali meminta maaf karena berkali-kali pula menyusahkan pihak keluarga. Ia berjanji, kasus yang menyeretnya ke ranah hukum itu, akan menjadi yang terakhir kalinya.

"Maaf selalu menyusahkan, ini untuk yang terakhir kalinya," ungkap Mbak Nona menirukan ucapan suaminya.

Seperti diberitakan sebelumnya, empat orang tersangka pembunuhan Sertu Santoso di Hugos Cafe beberapa waktu yang lalu, menjadi korban kelompok bersenjata di Lapas Cebongan pada Sabtu (23/03) dini hari. Keempatnya tewas dengan sejumlah luka tembak. (TRIBUNJOGJA.COM)
Editor: iwe
Sumber:
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help