Liga Champions
Sacchi: Performa Barcelona Menurun
Meski begitu, Sacchi menyarankan I Rossoneri agar tetap fokus pada pertemuan kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Camp Nou.
"Sebuah pertandingan yang ketat bagi kedua tim. Skor 2-0 memang menguntungkan Milan. Sebuah skor yang mewajibkan Barcelona berjuang keras," kata Sacchi kepada Marca, Senin (11/3/2013).
"(Tim sekarang) ini bukan Barcelona luar biasa seperti sebelumnya. (Mereka) benar-benar kesulitan menampilkan permainan level tertingginya dan juga menjaga semangat bertandingnya. Semuanya tidak akan mudah. Memastikan kemenangan pada kompetisi (Liga BBVA) lebih cepat juga tak banyak membantu", lanjutnya.
"Banyak hal yang telah terjadi di Barcelona. Pertama, Guardiola pergi. Lalu, Tito sakit. Dan terakhir, Barcelona bermain di liga yang tidak kompetitif. Semua itu tampaknya membuat Barcelona kelelahan, seperti yang terjadi di Milan. Itu membuat semangat semangat hilang."
Pada laga pertama di Stadion San Siro, dua pekan lalu, Barcelona takluk 0-2 dari Milan, melalui kreasi suntingan Kevin-Prince Boateng dan Sulley Muntari. Kini, Barcelona harus menang dengan selisih minimal tiga gol untuk lolos ke perempat final Liga Champions.
"Barcelona salah satu yang hebat dan itu yang harus (ditegaskan) jadi pusat ketakutan Milan. Barcelona tidak akan kembali ke performa lamanya hanya dalam sehari ke depan," pungkas Sacchi.
(Tribunjogja.com)