Kamis, 27 November 2014
Tribun Jogja
Home » Yogya » Sleman

Ogoh Ogoh Diarak di Bawah Guyuran Hujan

Senin, 11 Maret 2013 09:32 WIB

Ogoh Ogoh Diarak di Bawah Guyuran Hujan
TRIBUNJOGJA.COM/MONA KRIESDINAR
Ogoh-ogoh dalam perayaan upacara Tawur Agung Kesanga di Candi Prambanan diarak di bawah guyuran hujan, Senin (11/3/2013).
Laporan Reporter Tribun Jogja, Mona Kriesdinar

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN
- Hujan deras mengguyur kompleks wisata Candi Prambanan, pada Senin (11/03/2013) pagi. Di tempat ini, umat Hindu melaksanakan upacara Tawur Agung Kesanga, tahun baru saka warsa 1935.

Meski hujan masih mengguyur, prosesi Mendak Tirta tetap berlangsung khusyuk. Prosesi ini merupakan acara mengarak ogoh ogoh butha kala menuju Candi Siwa. "Mendak itu artinya menjemput, sedangkan tirta itu air suci, jadi menjemput air suci," jelas sekretariat panitia I Gusti Ngurah Putra.

Ketua panitia upacara Tawur Agung, Gede Bayu Suparta menjelaskan, untuk perayaan Nyepi tahun ini mengusung tema persaudaraan untuk membangun kebersamaan dan untuk Yogyakarta sendiri mengusung tema kegiatan "Kanthi Luhuring Budi, Umat Hindu Memetri Budaya Ngudi Raharjaning Praja" yang berarti dengan keluhuran budi, umat hindu melestarikan budaya luhur guna pencapaian kesejahteraan bangsa dan negara. (TRIBUNJOGJA.COM)
Penulis: mon
Editor: wid

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas