Rabu, 26 November 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

Jam Buka Tempat Karaoke di Kota Magelang Diperpanjang

Kamis, 7 Maret 2013 15:13 WIB

Laporan Reporter Tribun Jogja, M Nur Huda

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG
- Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang memperpanjang jam operasional tempat hiburan karaoke hingga pukul 02.00 WIB. Perpanjangan waktu tersebut ditetapkan berdasarkan rapat koordinasi yang telah disepakati antara Disporabudpar, BP2T, Satpol PP, Kesbangpolinmas, dan pihak penyedia usaha hiburan.

Kepala Disporabudpar Kota Magelang, Suko Tri Cahyo mengatakan, kesepakatan tersebut sejak Februari 2013 lalu. Sebelumnya, jam operasional tempat hiburan karaoke hanya diperbolehkan hingga pukul 00.00 WIB.

"Hal itu memang sudah diusulkan dari sebagian besar pengelola tempat hiburan. Karenannya pihaknya mengajukan usulan ke Pemkot untuk merealisasikannya," katanya, Kamis (7/3/2013).

Menurutnya, upaya itu dilakukan agar terjalin hubungan yang harmonis antara pihak pengelola tempat hiburan karaoke dengan Pemkot Magelang. Namun, untuk penyedia izin, katanya, hanya bisa diberikan dari Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Magelang.

Sedangkan kewenangan pihaknya hanya sebagai pemberi rekomendasi dari usulan pengelola tempat hiburan karaoke terkait penambahan jam operasional tersebut.

Kepala Bidang Perizinan dan Non-Perizinan (PNP) Kesejahteraan Rakyat, BP2T Kota Magelang, Sri Asih Widiastuti menyatakan, pihaknya belum menerima tindak lanjut dari Disporabudpar.

"Sampai sekarang kami belum menerima pemberitahuan terkait tindak lanjut dari Disporabudpar selaku pembina tempat hiburan. Sejauh ini dasar penambahan jam operasional itu berdasarkan hasil kesepakatan bersama," ujarnya.

Kepala Outlet Happy Puppy Magelang, Vincentius Eko Helmi Wiranto mengatakan, meskipun ada penambahan jam operasional hasil yang didapat masih belum maksimal.

Ditempatnya saja baru mampu melayani sebanyak 70-80 kunjungan per hari, dengan keterisian ruangan 40-45 persen di siang hari dan 30 persen di malam hari.

“Ini masih jauh dari target kita yang rata-rata harus mencapai 70 persen masing-masingnya. Tetapi untungnya terbantu oleh weekend dan hari libur yang rata-rata mencapai 100 kunjungan per hari,” katanya. (*)
Penulis: had
Editor: wid

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas