TribunJogja/
Home »

Seleb

» Musik

Music Zone

Erix Soekamti Terinspirasi Film "Band of Brothers"

sutradara video klip terbaru mereka 'Angka 8', Erix Soekamti berkata bahwa, video klip ini bercerita tentang Kesatuan Soekamti Company

Laporan Reporter Tribun Jogja, Riezky Andhika Pradana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Frontman Endank Soekamti, sekaligus sutradara video klip terbaru mereka 'Angka 8',  Erix Soekamti berkata bahwa, video klip ini bercerita tentang Kesatuan Soekamti Company yang berlatar belakang berbeda-beda. Di dalamnya terdapat copet, mafia, pemabuk, dan sebagainya. Mereka kemudian ditahan polisi dan masuk ke sebuah wilayah bernama Area 8 yang diam-diam dimanfaatkan untuk membuat pasukan elite Kamtis Army.

“Persahabatan itu oke di saat segalanya ‘fine’. Tapi kalau sedang nggak punya uang, suasana ‘nggak fine’ semuanya akan berbeda, teman sejati ada ketika sedang tidak ‘oke’, gambaran situasi yang cocok adalah saat perang, di mana taruhannya adalah nyawa,” ujar Erix menjelaskan konsep proyek tersebut.

Dalam pembuatan karya ini, Erix yang juga selaku sutradara mengaku terinspirasi dari film ‘Band Of Brothers’. Hal ini bisa terlihat dari tata artistik, kostum, hingga spesial efek yang akan digunakannya. Ke-16 lagu tersebut nantinya akan dipotong-potong dan disusun menjadi satu cerita, dan produksinya pun lebih fokus ke film.

Secara pribadi sebenarnya Erix mengaku tidak pernah bercita-cita menjadi tentara, namun ada nilai positif yang bisa diambil dari ketentaraan bagi seorang rocker, di antaranya adalah kedisiplinan. “Band rock kan identik dengan ‘slengean’, nggak bisa bangun pagi, saat jadwal promo, semua jadwal itu kan pagi hari, jadi harus belajar disiplin. Sebagus-bagusnya band, nggak akan jadi kalau tidak ada disiplin di dalamnya,” tegas frontman Endank Soekamti ini.

Ketika ditanyakan apa yang sebenarnya ingin dilawan oleh seorang Erix Soekamti? Ia menjawab santai, “Yang pertama ya harus bisa melawan diri sendiri, contohnya rasa takut, sifat nggak pede, dan lainnya,” jawabnya.

Nantinya, video-video tersebut akan diunggah per lagu, yang setiap bulannya Endank Soekamti akan mengunggah satu lagu. “Setelah tujuh episode, akan di stop dulu, dan sisanya menunggu hingga seluruh filmnya selesai,” jelas Erix mengenai proyek yang rencananya akan diselesaikan selama setahun ini. (*)

Penulis: rap
Editor: wid
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help