Kamis, 27 November 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

Pegawai Alfamart Mojosongo Ditembak "Air Softgun"

Selasa, 12 Februari 2013 07:58 WIB

Pegawai Alfamart Mojosongo Ditembak
Net
Ilustrasi.
TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Perampokan yang menimpa minimarket buka 24 jam sudah terjadi dua kali dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan terakhir di wilayah eks Karesidenan Surakarta.

Peristiwa terakhir menimpa Alfamart di Jalan Jayawijaya, Mojosongo, Jebres, Solo, Jawa Tengah, Senin (11/2/2013) pukul 01.15.

Saat itu, hanya ada tiga pegawai yang bertugas, yakni Asisten Kepala Toko Widodo (26), Andi (23) selaku merchandiser, dan pramuniaga Gilang (22).

Selain itu, ada dua pegawai lainnya di lantai dua yang tengah beristirahat karena giliran bekerja pagi hari, yakni Arif Gunawan (22) dan Septian Darmawan (23).  

Dari rekaman kamera pengawas (CCTV) tampak, pelaku yang mengenakan helm, kain penutup wajah, dan jaket hitam masuk toko dan langsung menembaki ketiga pegawai yang tengah berada di dekat meja kasir dengan senjata air softgun.

Rekannya yang mengendarai sepeda motor tetap berada di luar toko. Pelaku yang berperawakan gemuk menembaki ketiganya berkali-kali, menyebabkan Gilang sempat pingsan.  

Widodo yang berada di balik meja kasir akhirnya menyerahkan uang di mesin kasir yang berjumlah Rp 1 juta karena ditembaki berulang kali.

Ia dan Andi lantas lari ke lantai dua. Pelaku yang tidak puas mengejar keduanya karena mengincar brankas yang berisi uang lebih besar.

Namun keduanya berhasil menghindari pelaku dengan bersembunyi di kamar mandi. Pelaku akhirnya memilih melarikan diri.  

"Dari lantai dua kami mendengar teriakan, perampok-perampok. Namun kami tidak berani apa-apa, bersembunyi di dalam kamar yang dikunci karena pelaku naik ke lantai dua," kata Arif.  

Pegawai lainnya, Hananto (23) mengungkapkan, kira-kira 30 menit sebelum kejadian, datang seorang perempuan yang diduga bagian dari kelompok perampok. Perempuan ini langsung berkeliling area dalam toko.

Sebelum keluar toko ia hanya membeli pulsa seharga Rp 5.000. "Seorang pedagang di depan toko bercerita, perempuan yang dibonceng sepeda motor itu setelah keluar toko mondar-mandir di depan dan sempat menelepon seseorang," kata Hananto.  

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Kota Solo Komisaris Edy Suranta Sitepu mengatakan, pihaknya saat ini masih menyelidiki pelaku.

Polisi juga akan mendalami kemungkinan keterkaitan dengan perampokan serupa yang menimpa Indomaret di Colomadu, Karanganyar 23 November lalu.  

Kedua peristiwa ini memiliki sejumlah kemiripan, antara lain terjadi saat kondisi hujan sehingga suasana sangat sepi.

Pelaku juga mengenakan helm dan senjata air softgun. Saat itu, pelaku yang juga bertubuh gemuk hanya berhasil membawa uang Rp 320.000.  

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Karanganyar Ajun Komisaris Fadli mengatakan, pihaknya masih mempelajari rekaman CCTV.

Sebelumnya polisi telah menyebarkan selebaran agar minimarket dan SPBU menghindari operasional hingga 24 jam mengingat keamanan. "Kami kesulitan karena wajahnya tidak jelas di rekaman," kata Fadli.

(Tribunjogja.com)
Editor: igy
Sumber: Kompas.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas