Jumat, 19 Desember 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

LP Nusakambangan Terbuka untuk Pengungkapan Narkoba

Sabtu, 2 Februari 2013 19:53 WIB

LP Nusakambangan Terbuka untuk Pengungkapan Narkoba
net
Ilustrasi
TRIBUNJOGJA.COM, CILACAP - Pihak Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah masih menunggu klarifikasi lanjut dari Kepolisian Daerah Metro Jaya terkait oknum penghuni Nusakambangan berinisial DE yang diduga mengendalikan peredaran narkotika dari dalam penjara. Namun, mereka berkomitmen akan kooperatif dan terbuka terhadap penyelidikan dengan melibatkan kepolisian.

Hal tersebut disampaikan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (LP) Narkotika Pulau Nusakambangan, Lilik Sujandi, Sabtu (2/2/2013) menanggapi pernyataan pihak Polda Metro Jaya terkait penangkapan tujuh tersangka pengedar narkotika berikut barang bukti. Sindikat pengedar narkotika itu disebut dikendalikan oknum berinisial DE yang menghuni LP Nusakambangan.

"Sejauh ini kami belum memiliki informasi terkait keberadaan seseorang berinisial DE. Sulit melacak hanya dengan inisial. Kami menunggu penjelasan lebih lanjut tentang identitas yang bersangkutan," ungkapnya .

Menurut Lilik, pihaknya juga belum dihubungi secara langsung oleh Polda Metro Jaya terkait kasus pengungkapan peredaran narkotika yang diduga melibatkan penghuni LP Nusakambangan. Terkait hal ini, dia berjanji pihak LP Nusakambangan tidak akan menutupi dan justru akan membantu pengungkapan sindikat peredaran narkotika dari dalam penjara tersebut.

Sejak November 2012, pihak LP Nusakambangan, menurut Lilik, telah memperketat pemeriksaan terhadap barang bawaan para pengunjung narapidana penghuni sejumlah LP di pulau itu. Para kepala LP sepakat mensterilkan Nusakambangan sejak di Dermaga Wijayapura yang merupakan satu-satunya pintu masuk resmi menuju pulau penjara tersebut.

Dari pengetatan pemeriksaan tersebut, sempat digagalkan dua kali penyelundupan narkotika ke lingkungan LP Nusakambangan. Sedangkan terkait penggunaan telepon seluler di dalam LP, Lilik mengatakan, cukup sulit mengungkapnya karena ada kemungkinan HP telah diselundupkan ke dalam penjara sebelum program pengetatan pemeriksaan.(*)
Editor: evn
Sumber: Kompas.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas