A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Polda Jateng Ringkus Pemilik Senpi Ilegal - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 Juli 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

Polda Jateng Ringkus Pemilik Senpi Ilegal

Kamis, 17 Januari 2013 17:50 WIB
Polda Jateng Ringkus Pemilik Senpi Ilegal
IST
ilustrasi
Laporan Reporter Tribun Jogja, Bakti Buwono


TRIBUNJOGJA.COM
, SEMARANG - Ernawan El Irsyadi (40) memilih bungkam saat diberondong pertanyaan tentang kepemilikan dua senjata api ilegal jenis FN di Mapolda Jawa Tengah, Kamis (17/1/2013). Ia memilih tidak banyak bicara bahkan mengaku lupa harga senjata yang ia beli.

"Saya beli dari orang, nggak kenal cuma tahu fisiknya. Lupa harganya," kata warga Jonggrangan baru RT 002 RW 002 kelurahan Jonggrangan, kecamatan Klaten Utara, Klaten itu.

Pria asal Klaten itu saat ini ditahan jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jateng karena memiliki senpi FN merke Perto Bareta hitam, FN merk Carl Walter cokelat, lima amunisi kaliber 3.3 milimeter (mm) dan 1 amunisi kaliber 9 mm.

Ia ditangkap di depan toko onderdit mobil ARINDO MOTOR di jl Raya Kartosuro Solo pada Minggu (13/1) pukul 14.00. Penangkapan itu dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat.

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Djihartono mengatakan, tersangka sudah memiliki senpi itu sejak 10 bulan lalu. Berdasarkan pengakuan tersangka, senjata itu belum pernah digunakan. Indikasi senpi itu disewakan pun belum diketahuinya.

"Kami masih melakukan pendalaman, nunggu hasil labfor juga untuk uji balistik (untuk mengetahui apakah sudah digunakan atau tidak," ucapnya. (*)
Penulis: bbb
Editor: evn
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas