• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 23 September 2014
Tribun Jogja

Abrasi Pantai Glagah Ancam Belasan Bangunan

Minggu, 13 Januari 2013 21:57 WIB
Abrasi Pantai Glagah Ancam Belasan Bangunan
Tribun Jogja/Hari Susmayanti
Pantai Glagah Kulonprogo 1
TRIBUNJOGJA.COM,KULONPROGO - Abrasi di pantai Glagah, Kulonprogo, semakin mengkhawatirkan. Belasan bangunan di pinggir pantai tersebut terancam roboh setelah pondasinya tergerus ombak.

Menurut seorang pemilik warung di Pantai Glagah, Sunyoto (50), abrasi terjadi hingga jarak sekitar 10 meter dari garis pantai. Abrasi tersebut menurut pengakuannya terjadi hanya dalam waktu semalam saja.

Akibat abrasi, tebing pasir setinggi 2 meter kini terpapar tepat di depan bangunan warungnya. Padahal, sehari sebelumnya, masih ada hamparan pasir di depan warung.

"Sabtu (12/1/2013) kemarin, masih ada pasir di depan warung saya. Jarak dengan air laut masih sekitar 10 meteran. Tapi tadi pagi saya ke sini, keadaannya sudah begini,” kata Sunyoto saat ditemui, Minggu (13/1/2013).

Dia mengaku merasa was-was jika abrasi terus menerus terjadi dan kian merangsek ke warungnya. Tak mau ambil resiko, dia terpaksa tidak berjualan sementara waktu. Sunyoto memilih menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan seperti alat masak dan juga genteng supaya bisa digunakan lagi.

“Gimana mau buka warung kalau depannya sudah air gitu. Was-was juga kalau mau jualan. Sementara ini kami memilih tidak berjualan dulu saja sampai kondisinya sudah memungkinkan,” imbuh Sunyoto.

Tak hanya mengancam warung-warung makan, abrasi di Pantai Glagah juga mengancam sejumlah fasilitas umum seperti kamar mandi. Bahkan, abrasi juga sudah mengakibatkan sebagaian bangunan toilet umum tersebut hampir roboh. Pondasinya sudah berlubang setelah pasir di bawahnya terkena dampak abrasi.

Disampaikan Koordinator SAR Korwil 5, Sugeng, abrasi disebabkan pengaruh angin dan gelombang tinggi yang menerpa wilayah pesisir belakangan ini. Akibatnya, air laut pun mendesak ke daratan dan menyebabkan abrasi pantai. Rata-rata ketinggian ombak belakangan ini dikatakannya mencapai 3-4 meter.

“Cuacanya memang sedang buruk. Untuk sementara ini, kami membongkar beberapa bangunan yang sekiranya membahayakan bagi pengunjung pantai. Kami juga sudah mengimbau semua pihak untuk lebih waspada dan berhati-hati,” katanya. (*)
Penulis: ing
Editor: evn
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
176494 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas