A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Rumah Oranye Gaya Etnik Mediterania yang Menawan - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 3 September 2014
Tribun Jogja

Rumah Oranye Gaya Etnik Mediterania yang Menawan

Minggu, 6 Januari 2013 13:14 WIB
Rumah Oranye Gaya Etnik Mediterania yang Menawan
TRIBUNJOGJA.COM/THERESIA T ANDAYANI
Ena dan keluarga
Laporan Reporter Tribun Jogja, Theresia T. Andayani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA
- Rasanya mata tak pernah lelah memandangi secara keseluruhan bangunan kediaman keluarga Mohammad Baabud dan Zainah Vadaq. Rumah yang terletak di jalan Pandega Marta Raya No 49, Sleman, ini hampir keseluruhannya terbungkus dengan warna oranye. Maklum saja, pemilik rumah ini Zainah atau yang akrab disapa Ena memang maniak dengan warna tersebut. Menurut Ena, banyak orang yang lewat di depan rumahnya mengatakan kalau rumah Ena dikenal dengan Rumah Barbie. Mungkin karena yang pemiliknya cantik seperti boneka Barbie.

Dari sisi arsitektur bangunan ini memiliki ciri khas desain yakni etnik mediterania.
Style mediterania tampak dari desain bangunan atap, fasad bangunan hingga eksterior bangunan. Rumah berdesain Mediterania kaya akan bentuk dan tekstur. Di sini, Ena menempatkan warna oranye sebagai warna dasar dinding, pemakaian warna dan elemen dekoratif yang digunakan di setiap bangunan rumah menjadi ciri khas gaya tersebut. Desain ini banyak bermain di tata letak bangunan di setiap sudut sehingga terkesan atraktif.

Ciri khas desain bangunan mediterania, pada bagian jendela atau pintu masuk utama umumnya diberi tampilan dekoratif berupa lengkungan atau portico. Di sini, Ena memadukan dua unsur yakni etnik dan mediterania. Sehingga jendela dan pintu memang sengaja yang dipakai adalah dari material kayu lawasan yang di finishing menjadi seperti baru lagi.

"Untuk jendela dan pintu saya suami berburu barang kuno ke berbagai desa. Kalau dapat barang kuno diproses untuk diperbaiki dan dipelistur kembali," ucap Ena saat berbincang dengan Tribun Jogja, beberapa waktu lalu.

Penerapan prinsip gaya mediterania pada desain rumah ini juga dapat dilihat dari adanya deretan kolom dan balok melengkung. Atau terdapat deretan jendela lebar dan pintu berdaun ganda yang dapat memaksimalkan pemandangan ke arah luas. Sirkulasi udara segar pun dapat masuk ke dalam rumah.

Masuk ke dalam ruang tamu terdapat nuansa yang lebih segar. Dinding dengan backgorund hijau daun dipadukan dengan warna kuning-lemon. Disini Ena menempatkan satu buah pigura besar yang mendisplay foto keluarga. Satu set sofa dengan motif bunga dengan warna dasar oranye yang diletakkan sesuai dengan ukuran ruangan. Sebuah sofa panjang diapit cantik dengan interior lampu hias tampak elegan dan menawan.

"Tiang lampunya ini dari bekas tempat tidur kuno yang sudah tidak terpakai, ternyata masih bisa dimanfaatkan untuk lampu," ucap Ena.

Perabot rumah tangga lainnya seperti lemari, jodang, tempat tidur atau meja dan kursi semuanya dari material kayu jati Madura. Ena dan suaminya memang senang berburu barang antik, semisal ada bongkaran rumah lama, ia segera menawarnya. Kemudian ia angkut untuk dijual di toko miliknya. Tapi ada juga barang-barang koleksi miliknya yang sudah lama ia simpan. Kalau ada yang tertarik dan cocok ia lepas dengan harga tinggi.

"Tapi ada juga yang gak aku kasih. Kayak pintu rumah ini pernah ditawar orang Singapura dengan harga tinggi, tetap gak dikasih, karena memang koleksi yang aku suka," ucapnya.

Lalu, menuju ke ruang tengah bangunan di desain tanpa sekat. Sehingga pandangan akan bisa melihat langsung ke ruangan yang ada di belakang. Terdapat televisi layar datar berukuran besar, dilengkapi dengan sofa empuk. Siapapun pasti betah berlama-lama menonton teve. Ada juga ruang santai untuk duduk-duduk keluarga, sofanya juga berwarna oranye. Masih di ruang tengah, Ena membangun sebuah kolam ikan kecil, dengan tanaman gantung yang membuat kesan rumah menjadi asri.

"Dulu ditebar ratusan ikan koi, tapi sudah pada mati. Hanya tinggal beberapa saja," ucap Baabud, suami Ena.

Menuju ke belakang, terdapat ruang makan yang cukup untuk satu keluarga,  Ena, suaminya dan ketiga orang anaknya. Di seberangnya juga terdapat musholla untuk tempat beribadah keluarga tersebut.

Ada satu ruang favorit Ena dan suaminya menghabiskan waktu di sore sambil ngobrol dan minum teh. Yakni teras belakang, terdapat satu set kursi dan bale-bale. Di teras belakang ini juga sangat asri ditanami berbagai tumbuhan yang rindang, tanaman rambat dan juga beberapa tanaman obat.

"Kalau pas gak sibuk aku suka berkebun, banyak tanaman biar rumahnya adem," tutur Ena. (*)
Penulis: tea
Editor: wid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
167634 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas