A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

343 Lelang Proyek Pemkot Solo Salah Prosedur - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 1 Agustus 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

343 Lelang Proyek Pemkot Solo Salah Prosedur

Sabtu, 29 Desember 2012 20:26 WIB
TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Setelah kasus lambannya Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) dalam melaporkan penggunaan dana APBD 2012, jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menuai masalah lagi. Kali ini, masalah terkait penggunaan anggaran.

Kepala Inspektur Kantor Inspektorat Daerah Kota Solo, Untara mengungkapkan, dalam pemeriksaan rutin, ditemukan adanya kelalaian dari SKPD dalam menyusun prosedur lelang.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh Inspektorat Daerah Kota Solo tersebut, Untara menemukan 343 kesalahan administrasi proyek dalam penggunaan dana APBD 2012.

Para pengguna anggaran negara tersebut ternyata tidak memasukkan perhitungan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa.

"Seharusnya, aturan tentang pajak sudah dikuasai pengelola kegiatan di SKPD. Namun, banyak yang kurang paham," kata Untara, Sabtu (29/12/2012).

Karena adanya kesalahan prosedural tersebut, pihaknya telah melayangkan teguran dan setiap SKPD yang melakukan kesalahan wajib mengulang prosedur standar pengadaan barang dan jasa. Hal ini sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa.

Menurutnya, penyebab munculnya kesalahan tersebut karena pengelola kegiatan barang dan jasa kurang memahami aturan yang berlaku atau penempatan sumber daya manusia (SDM) di posisi yang tidak sesuai kemampuannya.(*)
Editor: evn
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas