• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribun Jogja

Pemimpin Negara di Seluruh Dunia Berduka

Sabtu, 15 Desember 2012 19:04 WIB
Pemimpin Negara di Seluruh Dunia Berduka
IST
ilustrasi
TRIBUNJOGJA.COM, BRUSSELS - Sejumlah pemimpin negara mengaku terkejut dengan insiden penembakan di sebuah Sekolah Dasar (SD) di Connecticut, Amerika Serikat (AS), Jumat (14/12/2012) waktu setempat, dan menewaskan 26 orang, dimana 20 orang diantaranya merupakan anak-anak.

Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon dalam pesannya kepada Gubernur Connecticut, Dan Malloy mengatakan dirinya ikut berbelasungkawa atas insiden itu. "Penembakan ini sangat keji, dan tidak bisa terpikirkan," ujarnya, seperti dikutip dari Channelnewsasia.com, Sabtu (15/12/2012).

Kepala Diplomasi Uni Eropa, Catherine Ashton menyatakan penembakan itu sangatlah mengejutkan dirinya. Sementara Kepala Komisi Eropa, Jose Manuel Barroso mengatakan dirinya sangat shock mendengar pembantaian yang terjadi SD Sandy Hook.
"Kehidupan muda penuh harapan telah hancur," ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Sementara PM Kanada, Stephen Harper, dalam akun Twitternya menulis, bahwa penembakan yang terjadi di SD Sandy Hook sangat mengerikan. "Pikiran dan doa rakyat Kanada bersama dengan siswa dan keluarga korban," katanya.

Sementara itu Perdana Menteri Inggris, David Cameron, mengatakan sangat berduka cita mendengar laporan telah terjadi penembakan di sebuah SD di Amerika. "Saya sangat terkejut dan sangat sedih mendengar tentang penembakan mengerikan ini," tuturnya.

Bahkan Ratu Inggris, Elizabeth II juga menyampaikan rasa dukacitanya kepada rakyat Amerika melalui pesannya kepada Presiden Amerika, Barack Obama. Ia mengatakan sangat terkejut dan sedih mendengar kabar mengejutkan tersebut.

Presiden Prancis Francois Hollande juga tak ketinggalan mengucapkan duka cita yang mendalam kepada korban penembakan di SD Sandy Hook.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah penembakan terjadi di SD Sandy Hook di hari Jumat waktu setempat, menewaskan 20 orang siswa sekolah tersebut, dan enam orang dewasa.

Pelaku teridentifikasi bernama Adam Lanza (20). Ia terlebih dahulu menembak mati ibunya, Nancy Lanza yang merupakan seorang guru di SD Sandy Hook, di depan rumah mereka, sebelum melepaskan tembakan secara membabi buta di tempat kerja ibunya. Adam kemudian ditemukan tewas di dalam sekolah.

Senjata yang digunakan oleh Adam dalam aksinya diduga berkaliber 0,223, dan terdaftar atas nama Nancy Lanza. Pihak berwenang juga menemukan setidaknya empat senjata lainnya di lokasi penembakan. Walau demikian motif penembakan belum diketahui. (channelnewsasia.com)
Editor: evn
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas