A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Giliran Soal Ujian Sejarah Lecehkan Gus Dur - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 Juli 2014
Tribun Jogja

Giliran Soal Ujian Sejarah Lecehkan Gus Dur

Senin, 10 Desember 2012 19:48 WIB
Giliran Soal Ujian Sejarah Lecehkan Gus Dur
SURYA/yuli akhmada
KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
TRIBUNJOGJA.COM, TASIKMALAYA - Ratusan warga Nahdlatul Ulama (NU) Tasikmalaya melontarkan protes menyusul munculnya soal ujian Madrasah Aliyah (MA) yang dinilai melecehkan KH Aburrahman Wahid atau Gus Dur. Aksi itu, saat dilaksanakan pertemuan antara Kementerian Agama dan Pengurus NU Kota Tasikmalaya di Kantor PCNU Kota Tasikmalaya, Senin (10/12/2012) siang.

Aksi itu dipicu adanya salah satu soal mata pelajaran Sejarah yang diujiankan di MA beberapa waktu lalu. Dalam soal itu disebut apa penyebab jatuhnya pemerintahan Gus Dur? Pilihan jawabannya adalah kasus Brunaigate dan Buloggate, pidato kontroversial, dukungan terhadap Cendana, mengeluarkan dekrtit dan bubarkan DPR.

"Soal itu setelah ditemukan dalam ujian Sejarah kelas tiga MA NU Kota Tasik," terang Ketua Pemuda Anshor Tasikmalaya Atang Setiawan di sela-sela aksi, siang tadi.

Atang menambahkan, pihaknya meminta Kementerian Agama Wilayah Provinsi Jawa Barat selaku pihak yang bertanggung jawab atas soal yang telah diujiankan untuk meminta maaf. Serta fokus mencari pihak yang terlibat dalam pembuatan soal. Juga, minta diganti soal yang melecehkan Gus Dur tersebut.

"Ini sebagai protes kami dan telah disampaikan ke Kemenag Jawa Barat," kata Atang.

Sementara, Kepala Kementerian Agama Kota Tasikmalaya Ahmad Fathoni mengatakan, hasil pertemuan itu merumuskan pernyataan bersama untuk menyelesaikan masalah secara tuntas. "Intinya kami yang di daerah kota/kabupaten pun kecewa adanya soal tersebut," kata dia.

Selain para Nahdliyin, demo pun diikuti badan organisasi NU, Anshor, PMII dan Fatayat. Para Nahdliyin menuntut penarikan soal ujian terkait Gus Dur karena dinilai telah melecehkan Presiden RI III sekaligus sesepuh NU itu.(*)
Editor: evn
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas