A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Masih Banyak Kekerasan pada Penyandang Disabilitas Perempuan - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 26 Juli 2014
Tribun Jogja

Masih Banyak Kekerasan pada Penyandang Disabilitas Perempuan

Selasa, 4 Desember 2012 22:56 WIB
Laporan Reporter Tribun Jogja, Yoseph Hary W

TRIBUNJOGJA.COM,YOGYA
- Saat ini masih banyak kekerasan terhadap penyandang disabilitas perempuan. Dalam momen bencana, dan konflik, beberapa pihak justru memanfaatkan untuk melecehkan kaum disabilitas.

Hal tersebut dikemukakan Ketua Komnas Perempuan, Yuniyanti Chuzaifah, saat mengisi sebuah diskusi yang digelar dalam rangka peringatan hari penyandang disabilitas internasional 2012, di pendopo Universitas Widya Mataram Yogyakarta, Selasa (4/12/2012).

"Saat ini persoalannya bahkan tidak semata disabilitas, tetapi kemanusiaan," jelasnya.

Namun, kenyataannya kaum disabilitas kerap memiliki kekuatan lebih. Sebab itu menurutnya, disabilitas harus dipandang bukan karena dasar kasihan tetapi bahwa semua memiliki martabat yang sama.

"Ketidakpahaman mengenai hal itu kerap mendorong munculnya perlakuan buruk terhadap penyandang disabilitas yang justru oleh orang-orang dekatnya," lanjutnya.

Dengan tegas, dia menyatakan, perlindungannya harus dimulai dari sebuah kebijakan pemerintah dan dunia internasional.

Koordinator Konseling PKBI DIY, Venusia Ika Puspita mengatakan, konferensi internasional terkait hal itu semestinya dapat digunakan lebih terbuka. Terutama menyangkut hak perempuan termasuk penyandang disabilitas. "Kenikmatan juga merupakan hak. Sebab itu bagaimana perempuan mendapatkannya dengan aman dan nyaman.(*)
Penulis: ose
Editor: evn
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas