Dua Perwira Polda Kalbar Terindikasi Narkoba

Dua di antara angota kepolisian yang terindikasi narkoba ini dikatakannya merupakan perwira menengah dan perwira pertama

Dua Perwira Polda Kalbar Terindikasi Narkoba
NET
Ilustrasi

Pemeriksaan tes urine dimulai sejak pukul 08.30 WIB hingga pukul 12.00 yang dipimpin langsung Kapolda, Wakapolda, Kapolres, Kapolsek, Kasat, Pamen, Kabag, serta Staf di lingkungan Polda Kalbar. Dari hasil tes urine tersebut, dua perwira Polda Kalbar positif mengandung zat narkoba.  

"Hasil tes urine kita hari ini yang dilihat sendiri Pak Kapolda, Wakapolda, Pamen, Kapolres, Kapolsek, dan para Kasat  terhadap 222 orang, dua diindikasikan dalam urinenya ada kandungan morfin dan satunya lagi amfetamin," ujar Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalbar, Brigjen (Pol) Sugeng Heryanto kepada Tribun, usai pelaksanaan tes urine.

Dia mengapresiasi langkah Kapolda yang baru resmi menjabat sejak Sabtu pekan lalu yang telah melaksanakan tes urine kepada semua jajaran kepolisian daerah Kalbar.

"Saya mengatakan ini kandungan, bukan berarti yang bersangkutan memakai. Ini bukan pro yustisia, ini data awal. Kapolda ingin mengetahui data awal, sebelum memulai memimpin," paparnya.

Dua di antara angota kepolisian yang terindikasi narkoba ini dikatakannya merupakan perwira menengah dan perwira pertama. Mereka yang terbukti pemakai narkoba akan diserahkan kepada Kapolda. "Selanjutnya terserah beliau. Apa mau dibina saya serahkan. Kalau maupun direhabilitasi serahkan ke kami maka akan kita fasilitasi," ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto, yang baru beberapa hari menggantikan Brigjen Pol Unggung Cahyono mengatakan tes urine ini langkah awal bagi dirinya sebagai Kapolda baru untuk memberantas narkoba di Kalbar mulai dari jajaran kepolisian.

"Pimpinan Polri mulai Kapolri sampai ke bawah tak henti- hentinya menegaskan pemberantasan narkoba. Kalau menyapu lantai harus dengan sapu yang bersih," tegasnya.

Dia mengatakan akan melakukan tindakan tegas kepada anggota yang positif terindikasi narkoba. "Begitu saya menginjakkan kaki di Kapolda Kalbar saya akan memberantas peredaran narkotika. Akan saya tertibkan siapa saja yang terlibat. Bagi anggota yang terlibat akan kami tindak lebih berat. Kita ada sanksi disiplin, sanksi diskresi, saksi etika, dan sanksi pidana,"  tegasnya.

Terkait dua anggota polisi yang urinenya positif mengandung zat narkoba, pihaknya mengatakan akan melakukan croscek ulang agar hasilnya benar-benar diketahui akurat.

"Dua orang terindikasi menggunakan zat adiktif, hanya saja yang satunya perlu kita dalami dengan pemeriksaan darah. Yang bersangkutan memang mengeluh sakit, secara fisik yang bersangkutan juga sakit. Namun, demikian saya tidak akan percaya begitu saja dengan kata-katanya, dan akan dibuktikan secara laboratoris," tukasnya.

Halaman
12
Editor: wid
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help