Kamis, 2 Juli 2015

PNS Cerai Gaji Dibagi Tiga

Kamis, 29 November 2012 09:19

628562702XXX

DALAM Pasal 8 ayat (1) dan (2) PP No 10 Tahun 1983 diatur bahwa:

(1).Apabila perceraian terjadi atas kehendak Pegawai Negeri Sipil pria maka ia wajib menyerahkan sebagian gajinya untuk penghidupan bekas isteri dan anak-anaknya.;

(2). Pembagian gaji sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ialah sepertiga untuk Pegawai Negeri Sipil pria yang bersangkutan, sepertiga untuk bekas isterinya dan sepertiga untuk anak atau anak-anaknya;

Artinya apabila pihak yang menghendaki perceraian itu adalah suami yang berstatus Pegawai Negeri Sipil  maka 1/3 dari gajinya harus diserahkan pada bekas istri dan 1/3 bagian yang lain untuk kepentingan anak.
Dalam PP No 10 Tahun 1988 juga diatur bahwa apabila alasan perceraian karena istri berzinah, dan atau melakukan kekejaman atau penganiayaan berat baik lahir maupun batin terhadap suami, dan atau istri menjadi pemabuk, pemadat, dan penjudi yang sukar disembuhkan.

Atau istri telah meninggalkan suami selama dua tahun berturut-turut tanpa izin suami dan tanpa alasan yang sah atau karena hal lain diluar kemampuannya, maka pembagian gaji tidak diberikan kepada bekas istri.

Begitupun apabila perceraian terjadi atas kehendak istri, maka bekas istri tak berhak atas bagian gaji. Perkecualiannya adalah bila istri minta cerai karena dimadu, dan atau suami berzinah, dan atau suami melakukan kekejaman atau penganiayaan berat baik lahir maupun batin terhadap istri, dan atau suami menjadi pemabuk, pemadat, dan penjudi yang sukar disembuhkan dan atau suami telah meninggalkan istri selama dua tahun berturut-turut tanpa izin istri dan tanpa alasan yang sah atau karena hal lain diluar kemampuannya.

Halaman12
Penulis: iwe
Editor: evn
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas