A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

PSK Saritem Layani Belasan Tamu per Hari saat Musim Libur - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
Kamis, 24 April 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

PSK Saritem Layani Belasan Tamu per Hari saat Musim Libur

Kamis, 22 November 2012 15:42 WIB
PSK Saritem Layani Belasan Tamu per Hari saat Musim Libur
Net
Ilustrasi.
TRIBUNJOGJA.COM, BANDUNG - Kondisi fisik para pekerja seks komersial (PSK) di lokalisasi Saritem, Bandung, Jawa Barat, memang luar biasa. Konon, mereka sanggup melayani lima pelanggan setiap malamnya. Rata-rata, setiap tamu yang datang akan dilayani selama 60 menit.

"Hampir setiap malam, saya melayani hingga lima tamu. Kadang-kadang, tiga laki-laki kalau sedang sepi," kata Yesy (14), bukan nama sebenarnya, salah satu PSK termuda asal Cicalengka, Kabupaten Bandung, beberapa waktu lalu.

Yesy mengaku dibanderol majikannya seharga Rp 250 ribu untuk satu kali kencan. "Dari uang itu, nantinya dibagi tiga. Pertama untuk majikan, kedua saya, dan ketiga calo. Itu juga kalau tamunya diantar oleh calo," kata Yesy.

Yesy beserta para PSK lainnya,mengaku senang saat akhir pekan tiba. Menurutnya, pada saat itulah para PSK bisa melayani tamu lebih banyak dari hari-hari biasanya.

"Kalau malam minggu, saya bisa layani tamu lebih banyak. Otomatis, penghasilan pun meningkat berlipat-lipat," ujar Yesy.

Biasanya, setelah malam harinya bekerja, para PSK beramai-ramai melakukan sarapan pagi sebelum beristirahat untuk persiapan tenaga pada malam selanjutnya.

Menurut Yadin (76), yang mengaku mengetahui banyak tentang sejarah Kota Bandung, Saritem sudah dibuka sejak zaman penjajahan Jepang. "Tempat pelacuran di Saritem memang dari zaman Jepang juga sudah ada," kata Yadin saat ditemui kediamannya.

Hal tersebut dibenarkan Ece (28), salah satu calo pekerja seks komersial (PSK) Saritem yang juga sebagai warga di kawasan tersebut. Sepengetahuannya, area prostitusi di Saritem sudah dibuka sejak 1942. "Wah, sudah lama sekali, sejak saya belum lahir juga sudah mulai dibuka," kata Ece.

"Setiap harinya, selalu saja ada yang datang. Setiap wanita bisa melayani tamu dua hingga tingga laki-laki kalau sedang sepi. Khusus untuk hari libur, yang datang sangat banyak. Wanita bisa melayani lima hingga belasan tamu per malam," katanya.

Dia menyebutkan, saat ini jumlah PSK di Saritem mencapai 625 orang di 52 rumah. Masing-masing rumah ditempati enam hingga sembilan PSK. Kebanyakan, PSK didatangkan dari Indramayu, 75 persennya berasal dari kota tersebut.

(Tribunjogja.com)
Editor: igy
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
121514 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas