• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

Dampak Kurban Sapi Terlalu Banyak

Senin, 19 November 2012 20:11 WIB
Laporan Reporter Tribun Jogja, Obed Doni Ardiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN
– Kabid Perdagangan Dinas Peridustrian dan Perdagangan Klaten, Bambang Budi Susilo, mengatakan harga daging sapi yang meningkat tersebut dikarenakan stok daging sapi yang langka. Berdasarkan pantaun di daerah Klaten, kurban berupa sapi lebih banyak dipilih warga dibandingkan dengan kambing.

“Kenaikan daging sapi tersebut salah satu penyebabnya kurangnya persediaan sapi akibat pascakurban kemarin. Jika dipantau dari hewan kurban kemarin, warga lebih memilih sapi dibandingkan kambing. Jumlah kambing yang digunakan untuk kurban hanya sedikit, dan sapi bisa mencapai sepuluh,” jelasnya, di Klaten, Senin (19/11/2012).

Namun kenaikan tersebut, lanjut Bambang, masih dinilai wajar. Selain itu, pedagang juga tidak akan menaikan harga terlalu tinggi, karena kebutuhan mereka terhadap konsumen.
“Daging tidak bisa awet, sehingga pedagang tentu tidak berani berspekualsi untuk menaikan terlalu tinggi, karena bisa kehilangan konsumen,” imbuhnya.

Sementara itu, Suminah (42), salah seorang pedagang daging di Pasar Klaten Kota, mengaku terpengaruh dengan naiknya harga daging sapi. “Pembelinya sepi. Semoga pemerintah dapat membuat harga sapi murah seperti dulu lagi, sehingga banyak dicari pembeli,” ucapnya. (*)
Penulis: oda
Editor: wid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
118273 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas