Kamis, 28 Mei 2015
Home » Jawa

SMK Langganan Tawuran Nyatakan Tobat

Selasa, 30 Oktober 2012 23:19

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dua sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta langganan tawuran di Kota Magelang yakni, SMK Yudha Karya dan SMK 45 menggelar deklarasi damai di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Magelang, Selasa (30/10/2012).

Selain dua SMK tersebut, Disdik juga memanggil perwakilan dari SMK Adipura, agar seluruhnya bisa terlibat dalam aksi perjanjian damai tersebut. Deklarasi yang difasilitasi oleh Disdik itu dihadiri sejumlah kepala sekolah, guru dan siswa dari masing-masing sekolah.

Dalam momen itu disepakati bahwa ketiga sekolah tersebut berjanji untuk melakukan antisipasi perselisihan berkelanjutan.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdik Kota Magelang, Sumardi mengatakan, tawuran yang telah menjadi tradisi ini diminta segera diakhiri dan mampu didapati hasil damai diikuti perubahan karakter siswa yang semakin baik.

"Memang masalah tawuran antara SMK ini sudah mentradisi. Tetapi, itu hanya masalah insidentil saja. Kami berusaha untuk menjembatani perselisihan ini, untuk mencari akar permasalahannya dan menyelesaikannya secara bersama-sama," katanya, ketika ditemui usai memimpin mediasi.

Dari pengakuan siswa yang turut hadir dalam deklarasi itu, lanjut Sumardi, sebagian besar faktor bentrok antarsiswa tersebut hanya terjadi karena hal-hal sepele. Seperti halnya masalah pandangan mata, saling mencorat-coret gedung sekolah lain, pembicaraan yang negatif dengan pelajar sekolah lain, dan yang terakhir karena ada masalah ketika mereka masih duduk di bangku SMP.

Untuk itu, pihaknya berharap selain memfasilitasi perjanjian damai, agar para siswa ini nantinya lebih menekankan amalan agama untuk mencegah tindakan anarkis.

Halaman12
Penulis: had
Editor: wid
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas