Kondisi Rezza Tergantung Alat Bantu
Operasi juga belum bisa dilakukan. Masih menunggu kondisinya membaik. Tapi, keadaan Rezza malah menurun.
Penulis: Hendy Kurniawan | Editor: Sigit Widya
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tiga hari setelah mengalami kecelakaan pada malam takbiran, Rezza Eka Wardhana masih dalam kondisi kritis.
Pihak keluarga menyatakan, kondisi pelajar kelas X SMA Dominicus Wonosari tersebut masih belum ada perubahan.
"Kondisinya masih sama seperti kemarin, belum ada kemajuan berarti. Kata dokter, kondisinya kritis," terang sang kakek, Widiyarto (74), saat ditemui di ruang IMC 1 RS Bethesda Yogyakarta, Senin (29/10/2012).
Sementara itu, adik nenek Rezza, Yukadaru Dewi (55), menjelaskan bahwa hidup remaja 16 tahun itu tergantung alat bantu.
"Operasi juga belum bisa dilakukan. Masih menunggu kondisinya membaik. Tapi, keadaan Rezza malah menurun," ucap Dewi.
Belum ada keterangan resmi dari pihak RS Bethesda mengenai kondisi Rezza. Menurut keterangan bagian humas, dokter yang menangani Rezza sedang tidak berada di tempat.
"Bisa bertemu dulu dengan kepala humas. Dokternya sedang tidak berada di tempat," terang Staf Humas RS Bethesda, Ester.
Rezza menderita pendarahan hebat di bagian otak dan patah tulang hidung setelah terjatuh dari motor di depan Gedung DPRD Gunungkidul, Kamis (25/10/2012) malam.
Ada dugaan Rezza terjatuh setelah mendapat pukulan dari oknum polisi. Namun, hal ini telah dibantah Kapolres Gunungkidul, AKBP Ihsan Amin, melalui beberapa media.
(Tribunjogja.com)