Senin, 24 November 2014
Tribun Jogja

Wow, Pistol Paintball Bisa Belokkan Asteroid

Minggu, 28 Oktober 2012 13:29 WIB

Wow, Pistol Paintball Bisa Belokkan Asteroid
Daily Mail
TRIBUNJOGJA.COM, CAMBRIDGE - Saat Hollywood sibuk fokus pada sejumlah bahan peledak raksasa dan pesawat ruang angkasa pada misi kamikaze untuk membelokkan asteroid, ahli lain mengungkapkan bahwa masalahnya dapat menjadi sedikit lebih sederhana—sekaligus sedikit aneh.

Dilansir Daily Mail, para peneliti percaya bahwa asteroid yang sangat pucat akan memantulkan sinar matahari dan memantulkan foton (partikel dasar dalam fenomena elektromagnetik) dari permukaannya yang dapat menghasilkan cukup kekuatan untuk mendorong asteroid tersebut keluar dari orbitnya.

Pada kenyataanya, asteroid terbuat dari batu gelap. Hal ini melatarbelakangi sebuah tim mengusulkan penggunaan suatu alat berbasis senjata paintball ruang ruang angkasa untuk melapisinya dengan cat putih.

Sung Wook Paek, seorang mahasiswa pascasarjana di MIT Departemen Aeronautics dan Astronautics, mengatakan jika waktunya tepat, peluru penuh bubuk cat yang diluncurkan dalam dua putaran dari pesawat ruang angkasa pada jarak yang relatif dekat, akan menutupi bagian depan dan belakang asteroid, lebih dari dua kali lipat reflektivitas, atau Albedo.
Energi potensial dari peluru ini tentu akan bertemu asteroid, dari waktu ke waktu, foton matahari akan membelokkan asteroid tersebut.

Makalah Paek yang merinci strategi tidak biasa ini memenangkan Move 2012 pada sebuah Asteroid Technical Paper Competition. Kompetisi ini disponsori oleh Dewan Penasehat PBB yang berkonsentrasi pada hal-hal ruang angkasa, dalam rangka mengumpulkan solusi-solusi kreatif untuk masalah-masalah yang berhubungan dengan ruang angkasa dari para mahasiswa dan profesional muda.

Paek mempresentasikan makalahnya bulan ini di International Astronautical Kongres di Naples, Italia. Tantangan yang diajukan oleh PBB kompetisi tahun ini adalah untuk mengidentifikasi solusi baru untuk membelokkan objek dekat Bumi, seperti asteroid, dengan aman.

Para ilmuwan sendiri sebenarnya telah mengusulkan berbagai metode untuk menghindari tabrakan dengan asteroid.

Beberapa proposal mengusulkan untuk meluncurkan proyektil atau pesawat ruang angkasa agar berbenturan dengan asteroid yang masuk. Badan Antariksa Eropa saat ini sedang menyelidiki misi semacam itu.

Metode lainnya termasuk meledakkan sebuah bom nuklir di dekat asteroid atau melengkapi pesawat ruang angkasa dengan semacam 'traktor gravitasi' yang menggunakan medan gravitasi untuk menarik asteroid keluar dari jalurnya.

Strategi paintball Paek ini dibangun dan disampaikan oleh pemenang kompetisi tahun lalu, yang mengusulkan membelokkan asteroid dengan peluru awan padat.

Paek datang dengan proposal yang sama, menambahkan cat pada pelurunya untuk mengambil keuntungan dari tekanan radiasi matahari, gaya yang bekerja pada benda oleh foton matahari.

Para peneliti telah mengamati bahwa tekanan dari sinar matahari dapat mengubah orbit satelit geosynchronous, sementara yang lain mengusulkan pesawat ruang angkasa yang dilengkapi dengan layar untuk menangkap radiasi matahari, seperti perahu layar menangkap angin.

Dalam proposalnya, Paek menggunakan asteroid Apophis sebagai objek pengujian teori.
Menurut pengamatan, asteroid seberat 27-gigaton ini mungkin mendekati Bumi pada tahun 2029 dan 2036.

Paek mengungkapkan bahwa lima ton cat akan diperlukan untuk menutupi asteroid yang berdiameter 1.480 meter itu.

Dia menggunakan periode rotasi asteroid untuk menentukan waktu peluru, meluncurkan tembakan tahap pertama untuk menutupi bagian depan asteroid, dan tembakan tahap kedua untuk bagian belakangnya.

Pada saat peluru tersebut menghantam permukaan asteroid, peluru itu akan meledak dan munyemburkan lapisan lima micrometer cat pada permukaan asteroid.

Dari perhitungannya, Paek memperkirakan bahwa akan dibutuhkan waktu hingga 20 tahun untuk mendapatkan efek kumulatif dari tekanan radiasi matahari untuk berhasil menarik asteroid dari lintasan orbit-mendekati-Bumi nya.

Dia juga mengatakan bahwa tidak cukup meluncurkan peluru dengan roket tradisional saja, mengingat benturan yang terjadi ketika lepas landas dapat memecahkannya. Sebaliknya, dia membayangkan Paintball ini dapat dilakukan di ruang angkasa, seperti di Stasiun Luar Angkasa Internasional, di mana pesawat ruang angkasa dapat mengambil beberapa putaran peluru untuk kemudian menembakkannya ke asteroid.

Paek menambahkan bahwa cat bukanlah satu-satunya zat yang mungkin dapat dibawa oleh peluru itu.

“Sebagai contoh, kapsul juga dapat diisi dengan aerosol, yang ketika ditembakkan ke sebuah asteroid, akan menyumbat rongga-rongga pada asteroid dan kemudian memperlambatnya," kata Paek.

"Atau Anda juga bisa mengecat asteroid tersebut, sehingga Anda dapat lebih mudah melacaknya dengan teleskop di Bumi.”

"Jadi ada kegunaan lain yang dapat didapatkan dari metode ini", tambahnya. (MG3-Alfelia)
Editor: wid

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas