• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribun Jogja
Home » Yogya » Sleman

BPBD Siapakan Antisipasi Banjir Lahar Dingin

Jumat, 12 Oktober 2012 23:00 WIB
Laporan Reporter Tribun Jogja, Chatarina Binarsih

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN
- Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Makwan, pemantuan banjir lahar dingin dilakukan dengan berbagai cara.

Beberapa di antaranya adalah, pemasangan stasiun curah hujan di Turgo, pemasangan instrumen peringatan dini (EWS) di ruas Sungai Gendol di Bronggang (Argomulyo), Kejambon Lor (Sindumartani), Jaranan, Ngerdi. Di ruas sungai Boyong di Pulowatu, Kemiri ada pemasangan sensor banjir.

Untuk pelatihan kesiapsiagaan bagi masyarakat kawasan rawan bencana (KRB), dilakukan wajib latih penanggulangan bencana selama tiga hari terdiri dua angkatan dengan total peserta 60 orang, gladi Lapang Banjir lahar empat kali di dusun Ngerdi, Jetis, Teplok, Kliwang, Boronggang suruh dan Gadingan, pelatihan SAR 2 angkatan sebanyak 60 orang, penyiapan jalur evakuasi, barak Pengungsian, MCk, jaringan air bersih, penyiapan logistik.

Selain itu, juga dilakukan pantauan aliran seperti kabel sensor, papan meter, CCTV milik Pemkab Sleman, BPPTK, UGM dapat dipantau scr on line melalu website, dan dimonitor di Posko Induk.

“Untuk pelayanan kesehatan puskesmas Cangkringan melayani warga desa Argomulyo, Wukirsari dan Argomulyo, untuk puskesmas Ngemplak I dan Rumah Sakit Mitra Paramedika melayani warga desa Sindumartani dan Bimomartani. Sedangkan untuk puskesmas Kalasan melayani warga masyarakat Tamanmartanim,” terang dia.

Sedangkan untuk banjir perkotaan, menurutnya tidak berpotensi. Biasanya hanya terjadi sesaat saja atau banjir rob. Penyebabnya jika selokan meluap atau drainasenya terganggu. (*)
Editor: wid
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
77244 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas