A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Polres Sleman Selidiki Pelaku lain - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
Senin, 21 April 2014
Tribun Jogja

Polres Sleman Selidiki Pelaku lain

Kamis, 27 September 2012 08:00 WIB
Polres Sleman Selidiki Pelaku lain
TRIBUNJOGJA.COM/MONA KREISDINAR
Joki ujian masuk FK UGM, Irwin Suharry diamankan di Polres Sleman
Laporan Reporter Tribun Jogja, Yosep Harry

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA
- Kepolisian Resor Sleman DIY meyakini tersangka kasus dugaan perjokian dalam ujian masuk Program Internasional Fakultas Kedokteran UGM 2012 yang digelar pada Jumat 13 Juli 2012 lalu, tidak hanya satu. Meski demikian, sampai saat ini polisi belum dapat menemukan bukti kuat untuk menetapkan tersangka lain.

Meski pasca kejadian polisi menetapkan IS (24) asal Jakarta sebagai tersangka, namun hingga kini belum ada tersangka lain. Demikian juga pemuda berinisial A yang sempat diperiksa intensif karena diyakini terlibat membantu IS dalam pemalsuan dokumen peserta UM UGM, belum ditetapkan menjadi tersangka. Alasannya, polisi masih harus menemukan atau mencari bukti kuat.

Kapolres Sleman AKBP Heri S dikonfirmasi di sela-sela simulasi penanggulangan terorisme di komplek Hotel Quality Sleman DIY, Rabu (26/9/2012), mengatakan, hasil pemeriksaan masih dengan penetapan IS sebagai tersangka. Sejauh ini pemberkasan perkara sudah memasuki tahap I dilimpahkan ke kejaksaan negeri Sleman. Berkas tersebut masih harus dilengkapi lagi.

Meski diyakini kasus tersebut melibatkan beberapa orang, namun tersangka baru satu. Sejumlah kendala penyelidikan disebut karena sulitnya menemukan bukti untuk menjerat terduga pelaku lain selain IS. Heri mengklaim, jaringan tersebut bergerak dengan sistem terputus. Dengan demikian, pembuktian atau keterangan dari tersangka belum dapat menunjukkan keterlibatan orang lain secara kuat. "Sejauh ini juga kami belum bisa menyebut kasus ini perjokian. Kami temukan pelanggaran pemalsuan dokumen untuk ujian masuk," ungkap AKBP Heri.

Meski mengaku mengalami kendala, pihaknya memastikan akan tetap berupaya. Orang lain diyakini terlibat namun harus melangkah dengan tepat untuk menentukan siapa orang tersebut.

Kasus ini terungkap saat ujian masuk Program Internasional Fakultas Kedokteran UGM 2012 pada Jumat 13 Juli 2012. Sebanyak 52 peserta ditangkap  petugas internal di UGM. Dalam penyidikannya, polisi menemukan indikasi sebatas pemalsuan identitas seorang berinisial IS. Sebab itu pasal yang dikenakan adalah pasal 263 KUHP tentang pemalsuan identitas. Ancamannya maksimal 8 tahun penjara.(ose)
Penulis: ose
Editor: tea
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
62973 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas