Senin, 22 Desember 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

Beginilah Curhat Polwan Negosiator Polrestabes Semarang

Kamis, 20 September 2012 17:55 WIB

Beginilah Curhat Polwan Negosiator Polrestabes Semarang
TRIBUNJOGJA.COM/Bakti Buwono
anggota tim negosiator dari Satuan Res Narkoba Polrestabes Semarang
Laporan Reporter Tribun Jogja, Bakti Buwono

TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG -
Polisi wanita harus tampil cantik setiap saat. Meskipun harus berhadapan dengan pendemo, mereka harus tetap tampil elegan.

"Kami ini tim negosiator, biasanya di garis depan saat demo biar yang demo mikir-mikir kalau mau anarkis. Untuk meredamlah. Kami dilatih untuk tidak takut," kata Bripda Dian Prastya (22) di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Kamis (20/9/2012).

Dian berujar bahwa untuk menjadi polwan harus selalu tampil elegan. Untuk itulah dimanapun dan kapanpun, ia harus tampil enak dipandang. Pekerjaan di lapangan membuatnya selalu dilihat masyarakat.

Untuk itulah, sebelum melaksanakan tugas semua polwan wajib memerhatikan penampilan dan selalu memasang make up. Pendidikan di kepolisian membuatnya dituntut untuk bisa bergerak dengan cepat. Begitu pula dengan make up. "Setengah jam bisa, lima menit pun harus bisa," tuturnya.

Selama menjadi polwan ia mengaku belum pernah mendapat gesekan dari kejadian yang dijaga. Kejadian yang paling diingatnya adalah ketika demo bbm. Ketika potensi rusuh, pasukannya langsung ditarik mundur.

Aiptu Murni (52), anggota tim negosiator dari Satuan Res Narkoba Polrestabes Semarang menambahkan, pasukan polwan sudah ada sejak dulu. Tetapi, untuk tim negosiator seingatnya baru ada setelah kerusuhan mei 1998.

Ia mengatakan, penampilan polwan agar selalu cantik secara tidak langsung merupakan kewajiban. Ada uang atau subsidi khusus bagi polwan untuk membeli make up. Dan subsidi itu harus dipakai setiap polwan. (TRIBUNJOGJA.COM)
Penulis: bbb
Editor: iwe

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas