Komunitas Indigo Semarang
Komunitas Indigo Ingin Bergerak Dibidang Sosial
membantu orang semisal membantu orang sakit, hingga pembersihan rumah dari gangguan gaib.
Penulis: bbb | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG - Pembentukan Semarang Youth Teraphist and Spiritualist Community (SYTSC) membuat Alridho Deska Briandoko Purbonegoro (21) merasa lega. Alridho yang juga Ketua SYTS ini mengaku, selama ini anak-anak Indigo dipayungi Paguyuban Paranormal Indonesia (PPI).
"Kami ingin lebih ke metafisik logis. Kami kerap membahas astral-sphere, dan sosiologis astral," jelasnya belum lama ini.
Grand Master SYTSC Totok Rusminto menambahkan, gerakan komunitas anak muda yang dibawahinya itu nirlaba. Misinya hanya membantu orang semisal membantu orang sakit, hingga pembersihan rumah dari gangguan gaib.
Tidak hanya itu, pihaknya juga bergerak di bidang pelatihan hypnoterapi, pengaktifan otak kanan dan tengah, dan sebagainya. Komunitasnya tidak bergerak sendiri tetapi juga menggandeng lembaga lain semisal komunitas reptil TREC dalam kegiatan bakti sosial. Lalu, ada juga pengobatan tradisional dengan berbagai pihak.
"Tidak ada embel-embel apa-apa, ataupun tarif. kami murni sosial,"ucapnya. (Tribunjogja.com)