Senin, 24 November 2014
Tribun Jogja

Dana Keistimewaan, DIY Minta Rp 1 Triliun

Rabu, 29 Agustus 2012 13:34 WIB

Dana Keistimewaan, DIY Minta Rp 1 Triliun
TRIBUNJOGJA.COM/HASAN SAKRI GHOZALI
DUKUNG KEISTIMEWAAN - Massa dari Sekretariat Bersama Gabungan Elemen Masyarakat Pendukung Keistimewaan DI Yogyakarta menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Agung, Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta, Rabu (13/7/2011).
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hendy Kurniawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA 
-  Meskipun Dana Keistimewaan yang masuk dalam pasal 7 RUUK tidak disepakati dengan besaran atau presentase tertentu, namun pemerintah telah menjamin bahwa Dana Keistimewaan pasti ada. Dengan penjelaskan bahwa dana tersebut disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan kemampuan keuangan negara, yang diajukan per tahun atau lima tahun.

Oleh karena itu, pada rapat terakhir dengan pemerintah, tim asistensi RUUK DIY mengajukan dana keistimewaan untuk tahun 2013 sebesar Rp 1 triliun. Jumlah tersebut berdasarkan hasil perhitungan kebutuhan peruntukan dana, seperti pengembangan bidang pariwisata, kebudayaan, pendidikan, subsidi keraton dan pura pakualaman serta lainnya.

"Jumlah itu diajukan untuk tahun 2013. Tahun berikutnya akan diajukan lagi sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan negara. Itu kami (tim asistensi) omongkan saat ditanya ketua pansus RUUK berapa kebutuhan dana keistimewaan untuk tahun depan," terang anggota tim asistensi RUUK DIY, Achiel Suyanto, di Kepatihan, Selasa (28/8/2012).

Akan tetapi, pengajuan dana tersebut masih belum difinalisasi oleh pemerintah dan DPR. Tapi sebagai gambaran berapa dana yang dibutuhkan. Sebab, berbeda dengan Aceh dan Papua yang besaran dana keistimewaannya telah ditetapkan dengan presentase tertentu dari APBN.
"Kisaran terakhir dana yang diajukan DIY untuk tahunn depan adalah Rp 1 triliun. Kemudian program yang akan dibiayai menggunakan dana keistimewaan dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)," tutur Achiel. (*)
Penulis: hdy
Editor: tea

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas