• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

Asap Tebal Sempat Membumbung di Gunung Slamet

Minggu, 26 Agustus 2012 09:43 WIB
Laporan Reporter Tribun Jogja, Susilo Wahid

TRIBUNJOGJA.COM, PURBALINGGA -
Peristiwa kebakaran terjadi di hutan Gunung Slamet, Purbalingga, Sabtu (25/8). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun pendakian Gunung Slamet ditutup sementara hingga jangka waktu yang belum dipastikan.

Informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran diketahui oleh Petugas SAR Pos Pendakian Bambangan dari kemunculan asap putih yang cukup tebal di bagian atas Gunung Slamet. Diperkirakan kebakaran terjadi pada pagi hari.

Koordinator Tim SAR Dukuh Bambangan, Purbalingga Sugeng Riyadi ketika dihubungi menjelaskan, bahwa lokasi kebakaran diperkirakan berada di sekitar pos 5 jalur pendakian. Area tersebut berada di ketinggian antara 2000 sampai 2500 meter dari permukaan laut. "Untuk luas area kebakaran kita belum dapat memastikannya karena masih dalam penyelidikan," tutur Sugeng.

Sugeng menambahkan, atas peristiwa tersebut petugas telah mengirimkan tim dari anggota SAR Bambangan untuk melakukan pengecekan ke lokasi kebakaran. Tim tersebut juga bertugas melakukan sterilisasi Gunung Slamet dari para pendaki.

"Kita telah melakukan evakuasi terhadap para pendaki yang diketahui masih melakukan pendakian di Gunung Slamet, hal itu dilakukan dalam upaya sterilisasi," tambah Sugeng.

Sementara itu anggota SAR Pos Bambangan, Slamet mengatakan bahwa jalur pendakian Gunung Slamet ditutup untuk para pendaki. Pembukaan kembali jalur tersebut akan dilakukan setelah kebakaran dapat dipadamkan.

Mengenai penyebab kebakaran, Slamet belum dapat memastikannya. Namun dugaan sementara karena bekas kegiatan pendakian seperti api unggun yang belum sepenuhnya mati.

"Mungkin bekas api unggun para pendaki, apalagi ini musim kemarau, banyak ranting yang kering dan mudah terbakar," kata Slamet.

Namun Slamet menegaskan bahwa hal itu masih bersifat sementara. Petugas akan melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran.

"Yang penting para pendaki sudah dievakuasi, nanti kita tinggal melakukan upaya pemadaman," katanya.

Sementara itu hingga Sabtu (25/8) sore, api di di Gunung Slamet diketahui berangsur-angsur berkurang diiringi asap putih yang mulai menipis.(tribunjogja.com)
Penulis: sus
Editor: iwe
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
51754 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas