Leher Bagian Belakang Saya Nyeri, Bagaimana Mengatasinya?

Ini penjelasan nyeri leher kiri bagian belakang dan cara mengatasinya

Leher Bagian Belakang Saya Nyeri, Bagaimana Mengatasinya?
mypotik.blogspot.com
Ilustrasi nyeri leher bagian belakang

+6281904176xxx

LEHER terdiri atas tulang dan bagian lunak, antara lain otot, ligamen, dan saraf. Tulang belakang bagian leher berfungsi untuk pergerakan dan penopang berat kepala. Tidak seperti tulang belakang bagian lain, tulang leher bagian belakang tidak dilindungi oleh tulang lain, sehingga rentan terhadap cedera yang menimbulkan rasa sakit dan membatasi pergerakan.

Sakit leher pada kondisi tertentu dapat hilang dengan sendirinya, tapi sebagian memerlukan diagnosis dan perawatan medis lebih lanjut. Nyeri leher dapat disebabkan oleh kelainan di jaringan lunak, yakni otot, ligamen, dan saraf, juga tulang serta sendi tulang belakang. Penyebab paling umum sakit leher adalah kelainan jaringan lunak karena cedera kecil tetapi berkepanjangan. Meskipun jarang, hal tersebut dapat juga disebabkan oleh infeksi, tumor, dan kelainan bawaan tulang belakang.

Saat ini, penyebab terbanyak adalah penyakit leher degenerasi karena proses penuaan dan aktivitas yang berlebihan. Di beberapa orang, adanya masalah tulang belakang bagian leher menimbulkan rasa sakit di punggung atas, bahu, dan lengan.

Berikut macam-macam penyakit inflamasi di tulang belakang:

1.Rheumatoid Arthritis
Rheumatoid arthritis dapat merusak sendi-sendi di leher dan mengakibatkan kekakuan, biasanya di daerah leher bagian atas.

2.Degenerasi  Diskus Intervetebral Cervical (Spondylosis)
Degenerasi disk biasanya terjadi pada usia 40 tahun atau lebih. Disk dapat menonjol dan memberikan tekanan terhadap saraf tulang belakang ketika tepi dari disk melemah.

3.Cedera
Kecelakaan kendaraan bermotor atau kecelakaan olahraga dan jatuh, dapat mengakibatkan cedera di leher. Tabrakan mobil dapat mengakibatkan hyperextension(gerakan leher ke belakang di luar batas normal) atau hyperflexion (gerakan leher maju melampaui batas normal). Pada umumnya, cedera mengenai jaringan lunak. Lebih parahnya, dapat mengakibatkan cedera leher disertai fraktur atau dislokasi tulang leher, yang dapat merusak saraf tulang belakang dan berpotensi mengakibatkan kelumpuhan.

Sebaiknya, Anda periksa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Dokter spesialis bedah orthopaedi dan traumatologi, secara khusus terlatih untuk mendiagnosa, mengobati, dan membantu mencegah masalah otot, tulang, sendi, ligament, dan tendon. Ada sebagian dokter spesialis bedah orthopaedi dan traumatologi yang menambah keahlian di bidang khusus tulang belakang, termasuk penanganan sakit leher.

Beberapa pengobatan yang dapat dilakukan:

1.Pengobatan non-infasif

Halaman
12
Penulis: igy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help