Minggu, 23 November 2014
Tribun Jogja

Tidakan Pemakai Narkoba, Harus Berupa Penangkapan

Rabu, 27 Juni 2012 05:39 WIB

Tidakan Pemakai Narkoba, Harus Berupa Penangkapan
Foto : Chatarina Binarsih
Dires Narkoba Polda DIY Musnahkan Ganja, Senin (18/6/2012)
Laporan Reporter Tribun Jogja, Theresia Andayani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA
- Riset IMMC mengatakan berita tentang penindakan yang dilakukan lembaga peradilan hanya 7% dan kejaksaan 4%. Bentuk penindakan yang paling tinggi adalah Penangkapan (61%), Penyelidikan/penyidikan (14%), Hukuman (14%) dan Persidangan (4%).

Direktur Riset IMMC, Muhammad Farid mengatakan tentang hal ini, Farid menjelaskan jika penindakan berupa keputusan hukum, yang dalam hal ini berada dibawah otoritas peradilan dan kejaksaan, tidak berjalan efektif, kejahatan narkoba akan menjadi lingkaran setan.

Seluruh rangkaian penindakan dan pemberantasan yang dilakukan aparat kepolisian, pemerintah dan BNN dalam bentuk penangkapan, akan menjadi tidak berarti jika pada level hukuman tidak ada ketegasan. Misalnya, hukuman yang dijatuhkan ringan. Para pelaku dan semua pihak yang terlibat kejahatan narkoba, tidak merasakan efek jera dari tindak kejahatan yang mereka lakukan.

“Peradilan dan kejaksaan adalah benteng terakhir yang diharapkan bisa menyelesaikan seluruh rangkaian strategi penindakan kejahatan narkoba. Sayang sekali, jika sampai jebol di garis finish ini,” katanya.
Farid mengatakan bahwa upaya untuk mengatasi kejahatan narkoba memang tidak mudah. Karena kejahatan ini melibatkan banyak rantai sindikat dengan modus yang sangat beragam. Karenanya, langkah yang dilakukan haruslah komprehensif dan melibatkan semua aparatur negara. (*)
Penulis: tea
Editor: tea

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas