• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 22 September 2014
Tribun Jogja

Lorenzo Juarai Moto GP Inggris

Senin, 18 Juni 2012 13:17 WIB
Lorenzo Juarai Moto GP Inggris
Foto : Internet
Jorge Lorenzo
TRIBUNJOGJA.COM, SILVERSTONE - Jorge Lorenzo meraih kemenangan meyakinkan untuk mengungguli juara bertahan, Casey Stoner, pada Moto GP Inggris, Minggu (17/6/2012).

Bintang Yamaha ini, yang menjadi pemenang MotoGP Inggris pada 2010, memperpanjang genggamannya di puncak klasemen kejuaraan melalui kesuksesan ke-42 dalam karirnya.

Stoner, yang akan pensiun di akhir musim 2012, unggul atas rekan setimnya di Honda, Dani Pedrosa, dan finish di peringkat kedua.

Selain Lorenzo, yang kini memuncaki klasemen dengan keunggulan 25 poin, balap ini menjadi milik pebalap Inggris, Cal Crutchlow, yang menderita tabrakan keras pada latihan Sabtu, dan harus mendapat perawatan karena mengalami patah dan dislokasi pergelangan kaki kiri.

Meski cedera, pebalap Yamaha ini secara mengagumkan berhasil mengakhiri balap di peringkat keenam. Ia meninggalkan tempat tidur rumah sakit dan memulai balap di urutan belakang setelah tidak mengikuti kualifikasi.

Cructhlow, yang absen pada tahun lalu setelah tabrakan pada sesi kualifikasi berkata pada BBC, "Sejujurnya, ini adalah akhir pekan yang menguras (tenaga) dan berat."

"Kemarin adalah hari yang melelahkan, mereka berkata padaku di rumah sakit bahwa saya tidak akan diizinkan membalap, namun staf medis di sini melakukan pekerjaan hebat."

"Sekarang saya harus memastikan bahwa diriku cukup bugar untuk balap berikutnya."

Pada kondisi trek yang kering, pebalap Amerika, Ben Spies, bersama kejutan lain di urutan depan, Alvaro Bautista, berhasil unggul di awal balap.

Pebalap Yamaha itu dibuntuti Stoner, dengan Bautista menduduki posisi ketiga, dan Nicky Hayden yang menunggangi Ducati berada di posisi keempat.

Keempat pebalap ini dibuntuti oleh Lorenzo, yang tampil di Silverstone setelah ia menolak tawaran untuk menggantikan posisi Stoner di Honda pada musim depan, dan malah memilih untuk memperpanjang kontraknya untuk dua musim lagi di Yamaha.

Stoner, yang menang dengan keunggulan 15 detik pada kondisi basah di sini tahun lalu, memanfaatkan kesalahan Spies untuk mengambil alih posisi terdepan pada lap kelima, ketika Lorenzo naik ke peringkat empat.

Lorenzo, yang mungkin mendapat manfaat setelah mencicipi masakan khas Inggris - sandwich marmite - sebelum balap, naik ke posisi kedua pada lap ketujuh.

Stoner mendapat tekanan kuat dari pebalap Spanyol tersebut, yang kemudian sempat ditekan oleh dirinya dan Bautista.

Pada titik pertengahan di balap keenam dari musim ini, kedua pebalap terdepan itu menampilkan duel sengit bagi para penonton yang memadati Silverstone, dengan Lorenzo akhirnya mampu meraih keunggulan pada lap ke-11.

Setelah mengatasi pesaingnya yang asal Australia, Lorenzo mampu mempertahankan keunggulan di lap-lap terakhir untuk meraih kesuksesan di Inggris.

Lorenzo mengatakan bahwa kemenangannya ini lebih sulit daripada kelihatannya.

"Saya menikmatinya, namun terdapat begitu banyak tensi. Saya tidak ingin membuat kesalahan untuk melaju dan sedikit menunggu untuk melakukan `overtake`."

"Itu adalah pertarungan indah dengan Casey... Kami memiliki musim fantastis, kami tidak dapat meminta lebih."

Stoner merefleksikan balap ini, "Kami tidak bagus pada (sesi) kualifikasi, motor tidak terasa baik sebelum balap, ini mengerikan."

"Saya berjuang sepanjang balap. Saya ingin berada di depan Ben (Spies) sesegera mungkin, namun tahu jika mereka dapat melaluinya, itu akan sulit untuk tetap mengikutinya," ucapnya. (*)
Editor: tea
Sumber: Antara
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
45022 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas