A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Nanda Wahyu Ambisi Masuk Tim Inti PSS Sleman - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 1 September 2014
Tribun Jogja

Nanda Wahyu Ambisi Masuk Tim Inti PSS Sleman

Kamis, 14 Juni 2012 14:20 WIB
Nanda Wahyu Ambisi Masuk Tim Inti PSS Sleman
Foto : Internet
Nanda Wahyu Dadari Nasution
Laporan Reporter Tribun Jogja, Putut Ami Luhur

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA
- Tetap menjaga kondisi dengan jogging dan berlatih passing dengan adik lelakinya, di lapangan Getas, tidak jauh dari rumahnya, Nanda Wahyu Dadari Nasution, berambisi masuk dalam tim inti PSS Sleman.

Tekad Nanda agar bisa mengisi line up bukan sebagai pemain cadangan, pada musim depan jika dipertahankan manajemen tim berjuluk Elang Jawa, sudah bulat.

Tiga musim berturut-turut membela tim kebanggaan publik Sleman, ia belum pernah dimasukkan pelatih sebagai starting winning eleven menghadapi lawan-lawan dalam satu musim penuh.

"Pada musim ini, hanya beberapa kali diturunkan penuh dari awal babak pertama. Saat Piala Indonesia melawan Persis Solo di Manahan, lalu lawan PPSM KN Magelang, " ujar pemain yang mengaku harus ditarik keluar lapangan saat menghadapi Persepar Palangkaraya karena pemain belakang Yus Arfandi dikartu merah oleh wasit, pada laga terakhir, kepada Tribun Jogja, Kamis (14/6/2012).

Selebihnya mantan punggawa PSS Sleman U-18, itu, lebih sering duduk di bench pemain cadangan dan hanya bisa menyaksikan rekan-rekannya berjibaku di lapangan.

Nanda, menceritakan saat awal bergabung dengan tim senior, pernah masuk dalam daftar 11 pemain inti tapi karena belum siap mentalnya lalu ditarik setelah mencicipi bermain dengan pemain-pemain profesional selama 30 menit.

Selebihnya pemilik nomor punggung 7, itu, lebih sering di pinggir lapangan dan kesempatan baru muncul ketika Pelatih Yance Medmey diganti asistennya, Sing Betay, lalu ia dipertahankan untuk musim berikutnya.

Musim berikutnya, ketika ditangani M Basri, pemain asli binaan Sleman, itu, selalu masuk line up meski hanya berposisi sebagai cadangan.

"Musim ini lebih baik, dibandingkan musim-musim sebelumnya baik dari segi permainan maupun kesempatan yang lebih banyak diberikan kepada pemain muda," tutur Nanda yang lama bermain futsal, bersama Pemain PSIM, Topas Pamungkas dan pemain timnas futsal Afif Tamimi.

Terkadang pemain berpostur ramping, ini, bermain futsal dengan rekan-rekannya dan baginya yang penting bisa mengeluarkan keringat serta menjaga kondisinya.

Ia mengaku, sampai saat ini belum tahu rencananya ke depan dan akan mengikuti alur ke mana akan mengarah serta masih menunggu kabar dari manajemen Elang Jawa. (*)
Penulis: ptt
Editor: tea
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
44648 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas