A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Polisi Cari Asal Muasal Revolver Colt 38 - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
Kamis, 17 April 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

Polisi Cari Asal Muasal Revolver Colt 38

Minggu, 10 Juni 2012 03:18 WIB
Polisi Cari Asal Muasal Revolver Colt 38
NET
Ilustrasi ditodong senjata api
TRIBUNJOGJA.COM --   Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Elan Subilan, memastikan jenis senjata revolver colt 38 adalah senjata organik milik Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Oleh karena itu, ia masih mencari tahu bagaimana tersangka bisa mendapatkan senjata revolver colt 38 tersebut. Karena pelaku berasal dari Bengkulu maka pihaknya  menggandeng Polda Bengkulu untuk melacak asal-muasal  senjata itu.

"Sekarang kami sedang cari nomor registernya di laboratorium forensik. Dari sana nanti tahu siapa yang terakhir menggunakannya," kata Kombes Pol Elan Subilan, di Mapolsek Semarang Barat.

Ia mengatakan, hingga Kamis pagi, pengakuan tersangka masih sama yaitu pistol berasal dari temannya yang sudah mati. Tetapi hal itu tidak mudah dipercayai. Pihaknya akan terus mengintoregasi tersangka hingga mengatakan hal sebenarnya. Kalaupun benar, ia tetap akan menyelidikinya hingga menemukan pemilik sebenarnya pistol tersebut.

Elan melanjutkan, berdasarkan pengakuan pelaku, senjata itu selalu disimpan di lemari. Pengakuan Mirzam, hal tersebut untuk melindungi hartanya yang menurut tersangka mencapai miliaran rupiah. "Nanti data kami akan dicocokkan dengan data dari Polda Bengkulu," tuturnya.

Terkait  peredaran senjata api, menurutnya di Semarang atau Jawa Tengah tidak banyak karena untuk mengurus surat izin tak mudah. Selain ada syarat dari Perbakin, para pemohon harus ke Mabes Polri langsung. Kalau senjata rakitan lebih banyak kemungkinannya di Bandung, Jawa Barat, karena ada sentra pembuat senjata angin. "Dia nanti kena UU Darurat, dan juga pidana melukai orang lain," tutur Elan.

Ia menyatakan, sifat pelaku membuat insiden itu terjadi. Menurutnya, tersangka termasuk orang yang temperamental. Mirzam juga terlalu sering keluar kota.  Hobi suka bepergian itulah yang dimanfaatkan anak buahnya sehingga menyebabkan empat mobilnya hilang, yang akhirnya berbuntut penembakan. (*)
Penulis: bbb
Editor: iwe
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
44125 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas