Senin, 24 November 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

Polisi Cari Asal Muasal Revolver Colt 38

Minggu, 10 Juni 2012 03:18 WIB

Polisi Cari Asal Muasal Revolver Colt 38
NET
Ilustrasi ditodong senjata api
TRIBUNJOGJA.COM --   Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Elan Subilan, memastikan jenis senjata revolver colt 38 adalah senjata organik milik Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Oleh karena itu, ia masih mencari tahu bagaimana tersangka bisa mendapatkan senjata revolver colt 38 tersebut. Karena pelaku berasal dari Bengkulu maka pihaknya  menggandeng Polda Bengkulu untuk melacak asal-muasal  senjata itu.

"Sekarang kami sedang cari nomor registernya di laboratorium forensik. Dari sana nanti tahu siapa yang terakhir menggunakannya," kata Kombes Pol Elan Subilan, di Mapolsek Semarang Barat.

Ia mengatakan, hingga Kamis pagi, pengakuan tersangka masih sama yaitu pistol berasal dari temannya yang sudah mati. Tetapi hal itu tidak mudah dipercayai. Pihaknya akan terus mengintoregasi tersangka hingga mengatakan hal sebenarnya. Kalaupun benar, ia tetap akan menyelidikinya hingga menemukan pemilik sebenarnya pistol tersebut.

Elan melanjutkan, berdasarkan pengakuan pelaku, senjata itu selalu disimpan di lemari. Pengakuan Mirzam, hal tersebut untuk melindungi hartanya yang menurut tersangka mencapai miliaran rupiah. "Nanti data kami akan dicocokkan dengan data dari Polda Bengkulu," tuturnya.

Terkait  peredaran senjata api, menurutnya di Semarang atau Jawa Tengah tidak banyak karena untuk mengurus surat izin tak mudah. Selain ada syarat dari Perbakin, para pemohon harus ke Mabes Polri langsung. Kalau senjata rakitan lebih banyak kemungkinannya di Bandung, Jawa Barat, karena ada sentra pembuat senjata angin. "Dia nanti kena UU Darurat, dan juga pidana melukai orang lain," tutur Elan.

Ia menyatakan, sifat pelaku membuat insiden itu terjadi. Menurutnya, tersangka termasuk orang yang temperamental. Mirzam juga terlalu sering keluar kota.  Hobi suka bepergian itulah yang dimanfaatkan anak buahnya sehingga menyebabkan empat mobilnya hilang, yang akhirnya berbuntut penembakan. (*)
Penulis: bbb
Editor: iwe

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas