A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Bagaimana Cara Mengurus IMBB Tanah Tegalan? - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 23 Agustus 2014
Tribun Jogja

Bagaimana Cara Mengurus IMBB Tanah Tegalan?

Rabu, 30 Mei 2012 11:05 WIB
Bagaimana Cara Mengurus IMBB Tanah Tegalan?
depoklik.com
ilustrasi rumah
TRIBUN, saya punya lahan di pinggir jalan yang sudah dibangun ruko. Saat ini, ada perusahaan berniat menyewa ruko tersebut. Mereka meminta IMBB-nya. Padahal, tanah tersebut merupakan tegalan dan berada di kawasan industri. Bagaimana cara mengurusnya? Terima kasih.

+6281270941xxx

Jawaban : Ada beberapa jenis pengurusan IMBB. Berikut kami paparkan jenis-jenis tersebut beserta prosedurnya :

A. IMBB Bangunan Baru

Prosedur pengajuan IMBB untuk bangunan baru adalah melengkapi syarat sebagai berikut:
1. Fotokopi KTP yang masih berlaku (rangkap dua).
2. Advice Planning/Surat Keterangan Rencana Kota dari Dinas Perizinan.
3. Fotokopi sertifikat tanah atau surat bukti kepemilikan lain yang sah (rangkap dua), dengan prosedur sebagai berikut:
- Untuk tanah milik pemerintah atau negara dan hak guna bangunan, apabila masa berlakunya tinggal kurang dari setahun, harus diperpanjang terlebih dahulu.
 - Untuk tanah milik keraton, magersari dan jagang, harus ada persetujuan dari Penghageng Wahono Sarto Kriyo (disertai gambar situasi yang dikeluarkan oleh keraton).
- Untuk pemilik hak atas yang telah meninggal dan belum ada peralihan, harus ada surat keterangan waris dan kerelaan waris dan kerelaan/persetujuan ahli waris, diketahui oleh RT, RW, lurah, dan camat setempat.
- Untuk tanah yang bukan milik pemohon izin, harus ada kerelaan dari pemilik tanah (bermaterai cukup).
4. Surat pernyataan tanah dan bangun-bangunannya tidak dalam sengketa (bermaterai cukup).
5. Gambar rencana arsitektural (rangkap dua), meliputi:
- Gambar situasi bangunan/site plan (letak bangunan, akses jalan, taman dalam persil yang digunakan SPAH, kebutuhan parkir).
- Gambar denah tampak depan dan samping.
- Rencana pondasi dan rencana atap.
- Gambar instalasi dan sanitasi.
- Gambar potongan.
- Tanda tangan penanggungjawab gambar di masing-masing gambar.
- Gambar struktur, meliputi plat, balok, kolom, tangga, pondasi, dan rangka atap (untuk bangunan bertingkat sampai dengan dua lantai dengan bentang struktur kurang dari enam meter).
- Untuk bangunan bertingkat dua lantai dan basement dengan bentang struktur lebih dari enam meter, atau bangunan bertingkat lebih dari dua lantai dan atau bangunan dengan atap konstruksi baja, ditambah penghitungan plat, lantai, balok, kolom, tangga, pondasi, rangka atap, sekaligus menyertakan Hasil Penyelidikan Tanah. Apabila bangunan bertingkat, harus ada persetujuan dari tetangga di gambar rencana tersebut.
6. Kajian lingkungan.
7. Surat keterangan atau rekomendasi dari instansi terkait (apabila diperlukan).
8. RAB untuk bangunan yang tidak dapat dihitung luasnya.
9. Sketsa letak atau lokasi bangunan akan didirikan. Di poin ini, sebelum gambar rencana dibuat, terlebih dahulu harus mendapatkan Advice Planning (Surat Keterangan Rencana Kota) sebagai dasar perencanaan. Kemudian, gambar rencana yang telah dibuat dapat dikonsultasikan ke Dinas Perizinan sebelum didaftarkan.

B. IMBB Bangunan Lama


Pengajuan IMBB bagi bangunan yang keberadaannya secara fisik sudah lama tetapi belum memiliki IMBB, disebut dengan istilah penertiban IMBB. Prosedur pengajuannya sama seperti mengajukan IMBB untuk bangunan baru, dengan melengkapi syarat-syarat berupa:
1. Fotokopi sertifikat tanah atau surat bukti kepemilikan lain yang sah (rangkap dua).
2. Fotokopi KTP pemohon (rangkap dua).
3. Gambar situasi ( letak bangunan, akses jalan, taman dalam persil, SPAH, dan parkir).
4. Foto bangunan tampak depan dan samping (rangkap dua).
5. Gambar bangunan sesuai kondisi yang ada (denah, tampak depan, tampak samping, potongan, jaringan sanitasi, dan instalasi).
6. Surat keterangan dari calon pemilik IMBB bahwa semua kerusakan yang diakibatkan oleh kekuatan konstruksi terhadap bangunan itu sendiri maupun bangunan tetangga yang merugikan orang lain menjadi tanggungjawab pemilik bangunan (bermaterai cukup).

Mekanisme pendaftarannya, dimulai dengan menyerahkan blangko permohonan ke Dinas Perizinan. Apabila semua persyaratan telah lengkap, akan diberikan bukti pendaftaran kepada pemohon, sekaligus jadwal waktu untuk penelitian lokasi bangunan. Namun, apabila persayaratannya belum lengkap, bendel akan dikembalikan kepada pemohon untuk dilengkapi terlebih dahulu.

Setelah proses penelitian dan bendel permohonan dinyatakan benar dan lengkap, akan dikirimkan Surat Permohonan Pembayaran kepada pemohon.

Waktu pemrosesan IMBB maksimal 17 hari kerja sejak pendaftaran, dengan catatan semua persyaratan administratif dan teknis sudah lengkap dan benar.

IMBB berlaku selamanya, sepanjang tidak ada perubahan bangunan. Perubahan bangunan bisa berupa penambahan atau renovasi, pembongkaran, kerusakan, kehancuran akibat kebakaran/bencana alam, atau karena adanya perubahan fungsi bangunan. IMBB juga tetap berlaku sepanjang pemilik bangunan masih hidup.

Apabila dalam waktu enam bulan sejak dikeluarkannya IMBB pekerjaan belum dimulai, IMBB tidak berlaku lagi. Dan jika ingin melanjutkan pembangunan, diharuskan mengajukan permohonan IMBB seperti semula.

Sumber: Dinas Perizinan Kota Yogyakarta
Penulis: igy
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
42974 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas