IHSG Melorot Jelang Long Weekend
membukukan penurunan hingga -3.19 persen serta indeks Kospi membukukan pelemahan sebesar -3.08 persen.
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Indeks bursa utama Asia semakin tenggelam dalam perdagangan hari Rabu ini, semakin tingginya kekahwatiran akan perkembangan di Eropa membenamkan indeks Asia. Indeks Nikkei ditutup melemah -1.12 persen, indeks Hangseng bahkan membukukan penurunan hingga -3.19 persen serta indeks Kospi membukukan pelemahan sebesar -3.08 persen.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) juga sempat tertekan dalam hingga -2.8 persen menyentuh level 3.926. IHSG ditutup melemah -65.14 poin atau -1.61 persen dan berada di level 3.980.
Analis Danareksa Sekuritas, Elton Buyung Satrianto mengatakan transaksi yang terjadi dilantai bursa tercatat relatif moderat dengan membukukan total transaksi sebesar Rp 5.584 miliar. Transaksi yang terjadi dipasar reguler hari ini mencapai Rp 4.813 miliar, dengan investor asing masih saja membukukan penjualan bersih di pasar sebesar Rp 718 miliar.
Melemahnya indeks kali ini dipimpin oleh sektor properti yang kembali melemah, kali ini mengalami penurunan sebesar 3.13 persen diikuti oleh sektor industri dasar dan pertambangan yang masing-masing membukukan pelemahan sebesar 2.52 persen dan 2.51 persen.
Sedangkan sektor aneka industri menjadi satu-satunya sektor yang berhasil membukukan kenaikan sebesar 0.12 persen.
Investor dalam negeri akan menikmati libur panjang kamis dan jumat ini, namun perasaan was-was akan membayangi selama liburan. Keadaan zona Eropa yang masih belum ada kepastian akan menjadi bahan bakar volatilitas indeks.
Untuk perdagangan hari Senin (21/5) IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support indeks berada di 3.926 – 3.890 serta level resistan indeks berada di 4.016 – 4.052.
1. TLKM, sell on strength. Dengan support 7700 / 7400. Volume penurunan besar dengan moving average yang menujukkan sinyal penurunan.Resist 8000 / 8200.
2. BBCA, buy on weakness. Di support 7400 / 7200. Turun dengan volume yang besar dan stockastik menuju oversold area.
3. PGAS, sell on strength. Dengan resist kuat 4000, dan stockastik yang sudah memasuki overbought area. Resist selanjutnya 4050 / 4100.
4. ASRI, trading buy di support 540 / 550. Dengan resist pendek 560 /570.(*)