BI Rate Tetap 5,75 Persen
Gubernur Bank Indonesia (BI) yang tetap mempertahankan BI Rate sebesar 5,75 persen
Penulis: Gaya Lufityanti |
Laporan Reporter Tribun Jogja, Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang tetap mempertahankan BI Rate sebesar 5,75 persen dinilai masih tepat. Peneliti Muda Senior Bank Indonesia, Fadhil Nugroho berpendapat, kondisi harga dan perekomonian di Indonesia yang masih stabil menjadi faktor pengambilan kebijakan saat itu.
"BI tetap mempertahankan BI rate dengan alasan masih terkendalinya inflasi," ujarnya pada Rabu (16/5/2012).
Faktor pendorong lain tidak berubahnya suku bunga acuan BI tersebut, lanjutnya, adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dinilai masih kuat. Hal ini tercermin dari pertumbuhan kuartal pertama yang mencapai 6,3 persen year on year (yoy).
"Masih derasnya arus modal asing yang masuk ke Indonesia juga menjadi acuan Bank Indonesia untuk tidak merubah BI Rate," terangnya.
Menurutnya, suku bunga sebesar 5,75 persen tersebut masih terjangkau untuk perbankan dan masyarakat. Bahkan, pada level ini, perekonomian masih bisa terdorong tanpa harus membuat ekonomi jadi overheating atau inflasi. (*)