Barisan Bergodo Instansi Bubar Diguyur Hujan

Akibat hujan yang turun cukup deras sejumlah bergodo dari instansi terpaksa keluar dari lapangan upacara

Tayang:
Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN -- Ribuan warga yang hadir dalam peringatan HUT Sleman di lapangan Denggung, harus rela kehujanan,  Selasa (15/5/2012). Hujan deras mulai turun saat acara kirab mulai sekitar pukul 16.00 WIB.

Akibat hujan yang turun cukup deras sejumlah bergodo dari instansi terpaksa keluar dari lapangan upacara. Sementera bergodo dari desa masih bertahan meski hujan deras terus turun.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan semoga pelaksanan acara ini dapat berlangsung dengan khimadat dengan berkah dari Tuhan.

"Peringatan yang dimulai dengan terikatan dan kirab ini sejatinya mengambarkan kesatuan langkah antara agama dan tradisi. Ini layaknya seperti memuliakan Tuhan. Di dalam kebudayaan  Jawa kirab berarti sebagai sikap dan ketegasan batin agar pemberian Tuhan hidup dan sentosa," kata Sultan.

Pelaksanan peringatan dengan arak-arakan  mega ngampak yang disimbolkan dengan umbul-umbul yang beraneka warna oleh para prajurit sendiri seperti "Podang Ngisap Sari dari Gunung Kidul, "Pandan Binethot" dari Bantul, "Parenom" dari Kulon Progo, Bangun Tuluk dari Yogyakarta, dan Mega Ngampak dari Sleman yang mengambarakan karakter  kemarahan gunung Merapi atau wedhus gembel.(TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved