A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Petani Cabe Dapat Rp 11, 6 Milyar - Tribun Jogja
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
Kamis, 24 April 2014
Tribun Jogja
Home » Jawa

Petani Cabe Dapat Rp 11, 6 Milyar

Jumat, 4 Mei 2012 13:47 WIB
Petani Cabe Dapat Rp 11, 6 Milyar
ist
Istri Menteri Negara BUMN, Ny Nafsiah Dahlan Iskan, Kamis (3/5) mengunjungi petani cabe di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga. Nafsiah melakukan sarasehan dengan petani cabe dari Purbalingga, Pemalang dan Tegal.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hanan Wiyoko

TRIBUNJOGJA.COM, PURBALINGGA - Petani cabe di wilayah Purbalingga, Pemalang dan Tegal, digelontor pinjaman modal usaha budidaya sebesar Rp 11,6 milyar. Sebanyak Rp 6,6 milyar sudah direalisasikan. Sisanya, sebesar Rp 5 milyar akan segera dikucurkan lagi dalam waktu dekat. Modal ini bersumber dari dana Corporate Social Responsibility sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kepala Bagian Perekonomian Setda Purbalingga, Mukodam, S.Pt mengungkapkan, pinjaman modal usaha diberikan melalui Koperasi Serba Usaha (KSU) `Sejahtera Abadi'.  Koperasi ini beranggotakan 248 petani cabe yang berada di sekitar kaki Gunung Slamet dan secar administratif wilayah meliputi tiga kabupaten yakni Tegal, Pemalang dan Purbalingga.

"Lahan garapan petani anggota koperasi di tiga wilayah itu seluas 360 hektar," kata Mukodam dalam siaran pers yang diterima Tribun Jogja, Jum'at (4/5/2012).

Dijelaskan Mukodam, pinjaman modal usaha yang telah dikucurkan masing-masing berasal dari PT Jamsostek Rp 5 milyar, PT Garuda Indonesia Rp 1 milyar  dan PT. Adikarya Rp 600 juta.

"Dalam waktu dekat akan dikucurkan lagi sebesar Rp 5 milyar dari PT Jamsostek. Sedang menyangkut proses perencanaan, analisa kelayakan dan pendampingan teknis dilakukan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM)," katanya.

Ketua KSU Sejahtera Abadi, Supono mengatakan, pinjaman modal dari CSR BUMN disalurkan melalui koperasi. Pemanfaatannya sekitar 50 persen untuk membiayai sarana produksi pertanian seperti bibit, pupuk, obat-obatan, dan sebanyak 50 persen lagi dimanfaatkan untuk biaya pengolahan tanah dan tenaga kerja. Pinjaman modal selama 2 tahun dengan sistem pengembaliannya berdasarkan periode panen. Tahun pertama panen pertama 10 persen, panen kedua 20 persen dan panen ketiga 20 persen.

"Tahun ke-II juga dengan persentase yang sama pengembaliannya," kata Supono. (*)
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
40911 articles 38 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas