Minggu, 23 November 2014
Tribun Jogja

Marapu Terbentuk dengan Cara Sederhana

Jumat, 6 April 2012 21:51 WIB

Marapu Terbentuk dengan Cara Sederhana
TRIBUNJOGJA.COM/Dok
Band Marapu
Laporan Reporter Tribun Jogja / Riezky Andhika Pradana

TRIBUNJOGJA.COM,  YOGYA - Musik reggae memang  telah dinikmati di berbagai belahan dunia. Barbagai bangsa kini keranjingan jenis musik yang memiliki karakteristik segar, ceria, dan terutama spirit tentang kebebasan. 

Musik yang awalnya dipulerkan di Jamaika ini juga digandrungi di Yogyakarta. Sejak tahun 2000 lalu, di Yogyakarta, sekelompok anak muda yang mencintai musik ini mendirikan band yang mereka namakan Marapu.
 
Nama Marapu sendiri asalnya merupakan nama sebuah aliran kepercayaan masyarakat Sumba (Nusa Tenggara Timur). Secara umumnya nama ini berarti `tersembunyi', dan menjadi legenda. Mereka mengaku dengan menggunakan nama ini, kelak akan menjadi legenda dan dikenal banyak orang.
 
Setelah beberapa kali bongkar pasang personil, kini mereka beranggotakan Yanto (vocal), D'iyan (guitar), Benny Ebenheizer (guitar), Dondho (bass), Neloz (keyboard), Iwan (drum), dan Koebiz ( percussion).

Awalnya mereka terbentuk dengan cara yang sederhana, mereka adalah sekumpulan mahasiswa pendatang dari Nusa Tenggara Timur, di antaranya Sumba, Flores, dan Timor. Sehari-harinya mereka punya kebiasaan ngumpul di kos-kosan dan memainkan musik reggae. Kemudian mereka sering tampil di event kampus dan hingga kini dikenal sebagai band reggae yang terkenal di Yogyakarta.
 
"Musik reggae memang dekat sekali dengan kultur kami yang berasal dari timur Indonesia," ujar Yanto sang vokalis ketika ditemui Tribun Jogja beberapa waktu lalu. (TRIBUNJOGJA.COM) 
Penulis: rap
Editor: iwe

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas