Nenek Menjadi Korban Lisus Gunungkidul
Tribun Jogja - Rabu, 4 April 2012 15:58 WIB
Berita Terkait
- Toko Onderdil Sepeda Motor di Gunungkidul Terbakar
- Masih Banyak PNS Gunungkidul Merokok di Dalam Ruang…
- Mantan Sekwan Gunungkidul Divonis 1 Tahun
- Mantan Sekwan Gunungkidul Divonis Hari Ini
- Jenazah TKI yang Meninggal di Korea Selatan Sudah…
- Antisipasi Teroris, Polres Gunungkidul Razia Kendaraan
- Gunungkidul Kekurangan 800 Guru
- 90 Persen PKL di Gunungkidul Terjebak Rentenir
- Diduga Ada Peran Mantan Ketua DPRD Gunungkidul
- Sidang Vonis Sekwan Gunungkidul Ditunda
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Satiyah (85) yang sedang terlelap tertimpa gedeg atau dinding anyaman bambu. Itu terjadi akibat angin lisus yang mengenai rumahnya. Satiyah terjepit hingga sempat menggigil dan shock.
"Bahkan, ibu sempat tak sadarkan diri," jelas Siti, Rabu (4/4/2012).
Satiyah kemudian dilarikan di rumah kakak Siti Aminah, yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi kejadian. Satiyah masih tergolek lemas dan belum bisa diajak berbicara.
Hujan deras bercampur angin merusak rumah Poniman (51), Dusun Dengok VI, RT 21 RW 06, desa Dengok, Playen hingga ambruk, Selasa (3/4) malam. Ibu mertuanya pun, sempat terjepit dinding gedeg saat kejadian.
Poniman yang juga merupakan petani dan buruh serabutan, kemudian menceritakan detik-detik saat rumahnya hancur. Pada saat kejadian ia tidak berada di dalam rumah pada saat kejadian terjadi. (www.tribunjogja.com)
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Satiyah (85) yang sedang terlelap tertimpa gedeg atau dinding anyaman bambu. Itu terjadi akibat angin lisus yang mengenai rumahnya. Satiyah terjepit hingga sempat menggigil dan shock.
"Bahkan, ibu sempat tak sadarkan diri," jelas Siti, Rabu (4/4/2012).
Satiyah kemudian dilarikan di rumah kakak Siti Aminah, yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi kejadian. Satiyah masih tergolek lemas dan belum bisa diajak berbicara.
Hujan deras bercampur angin merusak rumah Poniman (51), Dusun Dengok VI, RT 21 RW 06, desa Dengok, Playen hingga ambruk, Selasa (3/4) malam. Ibu mertuanya pun, sempat terjepit dinding gedeg saat kejadian.
Poniman yang juga merupakan petani dan buruh serabutan, kemudian menceritakan detik-detik saat rumahnya hancur. Pada saat kejadian ia tidak berada di dalam rumah pada saat kejadian terjadi. (www.tribunjogja.com)
Penulis : Igt Agung Ismiyanto || Editor : Hanan Wiyoko
Ikuti Tribunjogja.com melalui sosial media twitter @tribunjogja
Gunungkidul Populer
Gunungkidul Lainnya








